Kasus Kebakaran di Pangkalpinang Masih Didominasi Kebakaran Hutan dan Lahan
- account_circle
- calendar_month Jum, 6 Sep 2024
- visibility 94
- comment 0 komentar

PANGKALPINANG — Pemerintah kota Pangkalpinang melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) bersama dinas terkait, diharapkan dapat terus meningkatkan upaya pencegahan dan penanganan kasus kebakaran agar dapat diminimalisir di masa mendatang.
Meskipun ada upaya untuk mengurangi kejadian kebakaran, namun angka kejadian masih cukup signifikan, hal ini disebabkan oleh faktor cuaca panas yang akhir–akhir ini semakin meningkat.
Hal itu ditegaskan Kasatpol-PP dan Damkar Kota Pangkalpinang Efran, yang mengimbau kepada masyarakat Kota Pangkalpinang agar lebih waspada dan berhati–hati dalam menghadapi risiko bahaya kebakaran.
“Kepada masyarakat Kota Pangkalpinang diimbau untuk lebih waspada dan mengikuti prosedur keselamatan yang berlaku,” kata Efran.
“Tahun ini, hingga Agustus 2024 Kota Pangkalpinang masih menghadapi masalah kebakaran lahan dan hutan,” tambah Efran.
Lebih lanjut, Efran menyampaikan, meskipun data di lapangan menunjukkan penurunan angka, namun pihaknya berharap masyarakat dapat terus waspada.
“Penurunan angka ini disebabkan masifnya pembangunan perumahan komersial bersubsidi dan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mencegah kebakaran dini,” papar Efran.
Sebaliknya, lanjut Efran, untuk kasus kebakaran rumah dan kebakaran lainnya menunjukkan adanya peningkatan.
Menurutnya, hal ini diakibatkan oleh cuaca panas yang terjadi belakangan ini, yang menyebabkan kekeringan di beberapa titik di Kota Pangkalpinang.
“Cuaca akhir-akhir ini terasa agak panas dan kekeringan di beberapa titik lokasi yang terjadi di Kota Pangkalpinang dan sekitarnya,” bebernya.
Ia juga menyebut, data terbaru mengenai kejadian kebakaran di Kota Pangkalpinang untuk tahun 2024 menunjukkan angka yang signifikan, dengan total 230 kejadian yang tercatat hingga bulan Agustus.
“Data ini mencakup berbagai jenis kebakaran serta kejadian non-kebakaran terkait,” jelasnya.
Berikut ini rincian data yang telah berhasil dirangkum hingga Agustus 2024:
- Kebakaran Lahan: 35 kejadian
- Kebakaran Rumah: 22 kejadian
- Kebakaran Mobil-Motor: 3 kejadian
- Kebakaran Lain-lain: 113 kejadian
- Evakuasi: 66 kejadian
- Kegiatan Lain-lain: 6 kejadian
Total = 230 kejadian
*sumber : Humas Satpol-PP dan Damkar Kota Pangkalpinang.
Efran menambahkan, data ini menunjukkan adanya fluktuasi dalam jumlah kejadian kebakaran dari bulan ke bulan, dengan puncaknya terjadi pada bulan Agustus 2024 dengan total sebanyak 51 kejadian.
“Upaya mitigasi dan penanganan kebakaran perlu diperkuat untuk mengatasi masalah ini secara efektif,” tegasnya.
Ia pun mengajak partisipasi masyarakat untuk berperan aktif dalam memberikan informasi maupun menjaga lingkungan sekitarnya agar dapat terhindar dari kejadian kebakaran.
“Untuk masyarakat khususnya Kota Pangkalpinang dan sekitarnya apabila terjadi kebakaran, ataupun ingin meminta pertolongan lainnya bisa menghubungi nomor Call Center Satpol-PP Damkar Kota Pangkalpinang,” ucapnya.
“Nomor Call Center Sepeda Unta atau Sistem Pelayanan dan Pengaduan Untuk Kita, Damkar di nomor 0811-7111-182 atau Satpol-PP di nomor 0811-717- 3432,” pungkasnya.
- Penulis:


