Ketua DPRD Bangka Ajak Masyarakat Perkuat Kedaulatan Bangsa di Tengah Tantangan Era Digital
- account_circle admin
- calendar_month Jum, 14 Agu 2026
- visibility 34
- comment 0 komentar

Penguatan Ketahanan Pangan Jadi Aspek Penting dalam Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
DOORSTOP.ID, SUNGAILIAT — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka, Jumadi, mengajak seluruh elemen masyarakat di kabupaten setempat mengambil peran sesuai profesi, tugas dan fungsi masing-masing, dalam menjaga kedaulatan bangsa.
Hal itu disampaikan Jumadi dalam sambutannya, saat memimpin Rapat Paripurna Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, di kantor DPRD Bangka, Jumat (14/8/2026).
“Mari kita bersama berkontribusi menjaga kedaulatan bangsa melalui profesi, tugas dan fungsi kita masing-masing demi mewujudkan keadilan dan kemakmuran rakyat,” ajaknya.
Dalam konteks pembangunan nasional, Jumadi menilai kedaulatan pangan menjadi salah satu aspek penting yang perlu terus diperkuat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Hal tersebut, menurut Jumadi, sejalan dengan tema HUT ke-81 Kemerdekaan RI, yakni “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”.
Jumadi mengatakan, tantangan kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini semakin kompleks. Salah satu tantangan yang harus dihadapi, lanjut dia, adalah perkembangan teknologi digital yang telah menjadi kebutuhan hampir seluruh lapisan masyarakat.
Di sisi lain, kata Jumadi, perkembangan ruang digital juga menghadirkan tantangan berupa disinformasi, informasi palsu dan keliru, hingga kejahatan siber yang dapat mengganggu keamanan serta ketahanan masyarakat.
“Tantangan berbangsa dan bernegara dari waktu ke waktu semakin kompleks. Karena itu, diperlukan semangat juang dan strategi untuk mengatasi berbagai tantangan yang dapat mengancam kedaulatan bangsa,” katanya.
Selain digitalisasi, Jumadi dalam kesempatan itu menyoroti derasnya arus globalisasi yang membuat batas antarnegara semakin tipis. Pertukaran informasi, produk, budaya dan pemikiran yang berlangsung cepat, kata Jumadi, dinilai perlu disikapi secara bijak agar tidak menggerus nilai-nilai luhur bangsa.
Jumadi mengingatkan, bahwa masuknya berbagai paham dan ideologi baru harus dihadapi dengan penguatan kapasitas masyarakat serta pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan.
“Derasnya arus globalisasi membuat batas antarnegara semakin tipis. Karena itu, kita harus mampu meningkatkan kemampuan dan kapasitas diri maupun lingkungan sebagai benteng untuk mencegah berbagai ancaman terhadap kedaulatan bangsa,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Jumadi juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai momentum untuk merefleksikan kembali perjuangan para pahlawan sekaligus memperkuat semangat dalam mengisi kemerdekaan.
Jumadi menegaskan, kemerdekaan Indonesia bukanlah hadiah dari bangsa lain, melainkan hasil perjuangan panjang yang dibayar dengan pengorbanan besar.
“Kemerdekaan Republik Indonesia diraih dengan pengorbanan dan perjuangan yang besar. Kita tidak dapat menghitung berapa banyak darah yang tumpah, nyawa yang hilang dan harta yang dihabiskan untuk kemerdekaan yang hampir 81 tahun dinikmati bangsa ini,” ucapnya.
Menurutnya, semangat perjuangan para pendahulu bangsa harus terus diwariskan kepada generasi saat ini. Terlebih, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tinggal beberapa hari lagi.
Lebih lanjut, Jumadi mengajak masyarakat menjadikan semangat para pejuang sebagai energi untuk terus berkontribusi dalam pembangunan dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Di momen menjelang hari ulang tahun kemerdekaan yang tinggal tiga hari lagi, mari kita jadikan semangat para pejuang bangsa untuk membakar semangat kita dalam mengisi kemerdekaan dan membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai,” ujarnya.
Menutup pernyataannya, Jumadi menekankan bahwa makna kemerdekaan tidak sebatas kebebasan secara fisik. Kemerdekaan, kata dia, harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab moral, keadilan sosial serta pemenuhan hak-hak masyarakat secara adil.
Turut hadir dalam kesempatan itu, Bupati Bangka Fery Insani, Wakil Bupati Bangka Syahbudin, Wakil Ketua II DPRD Bangka M. Taufik Koriyanto, jajaran Forkopimda, Plt Sekretaris Daerah, para asisten, kepala perangkat daerah, camat, lurah, Dharma Wanita, anggota Paskibraka, insan pers serta undangan lainnya. (*)
- Penulis: admin


