Pangkalpinang Kejar Target Status KLA Naik ke Nindya, Pj Wali Kota: Kami Siap Penuhi Semua Indikator
- account_circle admin
- calendar_month Sen, 21 Apr 2025
- visibility 103
- comment 0 komentar

Pangkalpinang Kejar Target Status KLA Naik ke Nindya, Pj Wali Kota: Kami Siap Penuhi Semua Indikator
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota Pangkalpinang menargetkan peningkatan status Kota Layak Anak (KLA) dari tingkat Madya ke Nindya. Penjabat Wali Kota Pangkalpinang, Unu Ibnudin, menyatakan komitmennya dalam mendukung penuh upaya ini melalui berbagai langkah konkret dan koordinasi lintas sektor.
“InsyaaAllah kami akan menganggarkan kebutuhan pelaksanaan KLA ini. Sudah menjadi tanggung jawab pemerintah untuk hadir dalam memenuhi kebutuhan anak-anak,” ujar Unu, saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan Verifikasi Lapangan Evaluasi KLA bersama Kementerian PPPA secara daring, Senin (21/4/2025), dari Balai Besar Betason, Kantor Wali Kota Pangkalpinang.
Unu menegaskan, Pemkot telah melakukan koordinasi intensif dengan berbagai organisasi perangkat daerah, termasuk Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, serta Bappeda, guna mendukung terwujudnya kota yang ramah anak.
Menurutnya, dari tujuh puskesmas yang ada di Pangkalpinang, lima di antaranya sudah aktif mendukung pelaksanaan program KLA.
“Dari tujuh puskesmas, lima sudah mensupport. Tinggal dua lagi, insya Allah segera menyusul, agar dukungan bisa 100 persen,” tegasnya.
Unu juga menyampaikan bahwa pihaknya optimistis dapat memenuhi seluruh indikator yang dipersyaratkan dalam evaluasi KLA. Ia meminta seluruh tim, khususnya Dinas P3AKB, untuk melengkapi dokumen dan data yang dibutuhkan dalam waktu maksimal dua hari.
“Kami ingin Pangkalpinang bisa naik tahap menjadi KLA Nindya. Walaupun ada tahapan yang harus dilalui, kami yakin bisa memenuhi semua kriteria. Kalau ada kekurangan, saya minta Pak Kadis P3AKB dan tim segera lengkapi,” jelasnya.
Lebih lanjut, Unu berharap hasil dari evaluasi tahun ini bisa menjadi modal kuat untuk peningkatan status di tahun mendatang.
“Mudah-mudahan hasil verifikasi ini menjadi tabungan, jadi kalaupun tahun ini belum naik ke utama, kita sudah siap untuk tahun depan. Bahkan, kalau memungkinkan, siapa tahu bisa dinilai dua kali dalam setahun,” ujarnya optimis.
Ia juga menambahkan bahwa Kota Pangkalpinang telah memiliki dasar hukum yang kuat melalui Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Kota Layak Anak. “Alhamdulillah, kita sudah punya perda. Ini bukti keseriusan kita,” tambahnya.
Unu juga menegaskan, KLA bukan sekadar target administratif, melainkan bagian dari tanggung jawab moral dan kebijakan bersama, baik di tingkat nasional, provinsi, maupun kota.
“Kami akan terus menyesuaikan anggaran sesuai kebutuhan. Yang penting, anak-anak kita bisa tumbuh dalam lingkungan yang sehat, aman, dan ramah,” pungkasnya.
Untuk diketahui, Kota Layak Anak (KLA) atau Kabupaten Layak Anak adalah sistem pembangunan yang fokus pada pemenuhan hak anak dan perlindungan anak secara terencana, menyeluruh, dan berkelanjutan.
KLA melibatkan pengintegrasian komitmen dan sumber daya dari pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam kebijakan, program, dan kegiatan untuk menjamin hak dan perlindungan anak.
KLA bertujuan untuk menciptakan lingkungan kota yang aman, nyaman, dan mendukung pertumbuhan serta perkembangan anak-anak.
- Penulis: admin


