Breaking News
light_mode
Beranda » BERITA » Respons Polemik LCC Empat Pilar Kalbar, Setjen MPR RI Janjikan Evaluasi Menyeluruh dan Penelusuran Internal

Respons Polemik LCC Empat Pilar Kalbar, Setjen MPR RI Janjikan Evaluasi Menyeluruh dan Penelusuran Internal

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 12 Mei 2026
  • visibility 66
  • comment 0 komentar

Respons Polemik LCC Empat Pilar Kalbar, Setjen MPR RI Janjikan Evaluasi Menyeluruh dan Penelusuran Internal

DOORSTOP.ID — Sekretariat Jenderal (Setjen) MPR RI akhirnya angkat bicara menanggapi dinamika yang terjadi dalam Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Langkah ini diambil setelah pelaksanaan kompetisi tersebut memicu perdebatan hangat di jagat media sosial.

Setjen MPR RI menyatakan pihaknya menghormati penuh perhatian serta masukan yang datang dari masyarakat. Mereka menyadari bahwa ajang pendidikan bagi generasi muda ini harus menjunjung tinggi nilai sportivitas, objektivitas, serta rasa keadilan.

“MPR RI memahami bahwa LCC Empat Pilar adalah ruang pembelajaran konstruktif. Karena itu, prinsip keadilan dan transparansi harus menjadi prioritas utama,” tulis pernyataan resmi Setjen MPR RI yang dikutip Selasa (12/5/2026).

Penelusuran Internal Tengah Berjalan

Menanggapi viralnya potongan video terkait penilaian jawaban peserta di salah satu sesi lomba, panitia pusat dari Sekretariat Jenderal MPR RI kini tengah bergerak melakukan penelusuran internal.

Langkah ini bertujuan untuk membedah secara objektif apa yang sebenarnya terjadi di meja juri dan panggung perlombaan di Kalbar.

Selama ini, LCC Empat Pilar memang menjadi instrumen utama MPR dalam membumikan Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Oleh sebab itu, integritas dalam proses penilaian menjadi pertaruhan besar bagi kredibilitas lembaga.

Janji Evaluasi Total demi Akuntabilitas

Tak ingin kejadian serupa terulang, MPR RI menjanjikan evaluasi menyeluruh. Fokus evaluasi ini mencakup perbaikan teknis yang krusial, mulai dari mekanisme penilaian, sistem verifikasi jawaban, hingga tata cara penanganan keberatan dari peserta saat lomba berlangsung.

“Kami akan mengevaluasi bagaimana artikulasi jawaban diverifikasi dan bagaimana sistem tata kelola keberatan dijalankan. Tujuannya agar pelaksanaan ke depan jauh lebih transparan dan akuntabel,” tegas pihak Setjen MPR.

Di sisi lain, MPR RI juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para siswa, guru pendamping, dan masyarakat yang tetap kritis mengawal jalannya pendidikan kebangsaan ini. Masukan publik, dianggap sebagai bahan bakar penting untuk menjaga kualitas kegiatan agar tetap berintegritas.

Menutup keterangannya tersebut, Sekretariat Jenderal MPR RI mengimbau semua pihak untuk tetap menjaga suasana kondusif. Hal ini demi melindungi psikologis para peserta didik yang telah berjuang di arena kompetisi agar tetap mendapatkan ruang edukasi yang sehat dan inklusif.

Sebelumnya, polemik ini bermula dari kontroversi penilaian dalam babak adu cepat Final LCC Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat antara SMAN 1 Pontianak (Regu C) dan SMAN 1 Sambas (Regu B).

Pemicu utama keributan tersebut adalah ketidakkonsistenan pemberian nilai oleh dewan juri. Regu C dari SMAN 1 Pontianak menjawab pertanyaan mengenai lembaga pemberi pertimbangan dalam pemilihan anggota BPK dengan jawaban yang substansinya benar (menyebut DPD). Namun, juri justru memberikan pengurangan 5 poin karena menganggap jawaban tersebut tidak menyebutkan DPD atau artikulasinya kurang jelas.

Saat pertanyaan serupa dilempar dan dijawab oleh Regu B dari SMAN 1 Sambas dengan substansi yang identik, juri justru memberikan tambahan 10 poin.

Upaya protes spontan dari peserta di panggung tidak diterima. Juri bersikeras pada keputusannya dengan dalih “artikulasi itu penting”, sementara pembawa acara meminta peserta menerima keputusan juri yang disebut “sudah kompeten,” sehingga memicu kemarahan warganet yang menilai panitia bersikap otoriter.

Pihak Dinas Pendidikan Kalbar sempat menduga adanya gangguan pada pengeras suara (speaker) yang mengarah ke meja juri, sehingga jawaban peserta tidak terdengar jernih oleh tim penilai.

Kejadian yang terekam dalam siaran langsung kanal YouTube MPRGOID pada 9 Mei 2026 ini kemudian viral di media sosial dan memicu tuntutan klarifikasi resmi dari pihak sekolah serta masyarakat.

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasca Unjuk Rasa, MUI Beltim Ajak Semua Elemen Bersatu, Utamakan Maslahat dan Jaga Perdamaian

    Pasca Unjuk Rasa, MUI Beltim Ajak Semua Elemen Bersatu, Utamakan Maslahat dan Jaga Perdamaian

    • calendar_month Kam, 27 Agu 2026
    • account_circle admin
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Pasca Unjuk Rasa, MUI Beltim Ajak Semua Elemen Bersatu, Utamakan Maslahat dan Jaga Perdamaian DOORSTOP.ID, BELITUNG TIMUR — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusivitas, persatuan, dan perdamaian di tengah dinamika yang terjadi di Belitung Timur pasca aksi unjuk rasa. MUI menilai ketenangan dan komunikasi yang baik […]

  • Cuaca Buruk Masih Mengancam, BPBD Kota Pangkalpinang Siaga Hadapi Potensi Bencana

    Cuaca Buruk Masih Mengancam, BPBD Kota Pangkalpinang Siaga Hadapi Potensi Bencana

    • calendar_month Sen, 6 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 103
    • 0Komentar

    DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Kepala BPBD Kota Pangkalpinang, Dedi Revandi, mengungkapkan masih adanya laporan dari masyarakat terkait dampak cuaca buruk yang melanda wilayah Kota Pangkalpinang dalam beberapa hari terakhir. Dalam pernyataannya pada Senin (6/1/2025), Dedi menyebutkan bahwa potensi angin kencang dan pohon tumbang masih menjadi ancaman serius. “Memang masih ada laporan masyarakat terkait angin kencang dan […]

  • Eddy Iskandar dan Sesilia Rizki Rapat dengan Biro Ekonomi dan Disperindag, Bahas Kuota LPG 3 Kg dan RKPD 2026

    Eddy Iskandar dan Sesilia Rizki Rapat dengan Biro Ekonomi dan Disperindag, Bahas Kuota LPG 3 Kg dan RKPD 2026

    • calendar_month Sen, 10 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Eddy Iskandar dan Sesilia Rizki Rapat dengan Biro Ekonomi dan Disperindag, Bahas Kuota LPG 3 Kg dan RKPD 2026 DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Wakil Ketua DPRD Babel, Eddy Iskandar bersama koleganya di Fraksi Golkar, Sesilia Rizki, menggelar rapat kerja bersama Biro Ekonomi dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, membahas rancangan usulan kuota […]

  • Pemuda Pangkalpinang Bobol Konter HP dan Toko Sembako, Ditangkap Berkat Jejak di Medsos

    Pemuda Pangkalpinang Bobol Konter HP dan Toko Sembako, Ditangkap Berkat Jejak di Medsos

    • calendar_month Ming, 20 Okt 2024
    • account_circle
    • visibility 101
    • 0Komentar

    DOORSTOP.ID (PANGKALPINANG) – Seorang pemuda berinisial HO alias HR (27) berhasil dibekuk Tim Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel), pada Jumat sore (18/10/2024), setelah menjual hasil curiannya melalui platform media sosial. Pemuda asal Pangkalpinang ini diketahui terlibat dalam serangkaian pembobolan konter handphone dan toko sembako di beberapa lokasi di kota tersebut. Kabid […]

  • social media

    Twitter Memiliki Saingan baru yaitu sebuah Platform yang dibuat oleh Meta

    • calendar_month Rab, 15 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Induk facebook, Meta sedang menjajaki pengembangan platform baru yang berdiri sendiri untuk berbagi pembaruan teks, perusahaan mengkonfirmasi kepada CNN pada hari Jumat, dalam apa yang dapat menandai pesaing baru fading terkenal untuk menghadapi Twitter karena terputus-putus di bawah Elon Musk. “Kami percaya ada peluang untuk ruang terpisah di mana pencipta dan tokoh masyarakat dapat berbagi […]

  • Dua Oknum Ngaku Wartawan Diduga Lakukan Pemerasan Sejumlah Sekolah di Bangka Tengah

    Dua Oknum Ngaku Wartawan Diduga Lakukan Pemerasan Sejumlah Sekolah di Bangka Tengah

    • calendar_month Rab, 22 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Dua Oknum Mengaku Wartawan Asal Jambi Diduga Lakukan Pemerasan Sejumlah Sekolah di Bangka Tengah DOORSTOP.ID, KOBA — Kasus dugaan pemerasan mencuat di Bangka Tengah, setelah dua oknum yang mengaku sebagai wartawan asal Jambi meminta sejumlah uang kepada beberapa sekolah di Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah. Dengan dalih sebagai biaya operasional kegiatan jurnalistik mereka, kedua oknum […]

expand_less