Breaking News
light_mode
Beranda » BANGKA BELITUNG » Tak Sekadar Tenunan, Maslina Yazid dan PT TIMAH Rajut Asa Lestarikan Cual Bangka

Tak Sekadar Tenunan, Maslina Yazid dan PT TIMAH Rajut Asa Lestarikan Cual Bangka

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
  • visibility 75
  • comment 0 komentar

Tak Sekadar Tenunan, Maslina Yazid dan PT TIMAH Rajut Asa Lestarikan Cual Bangka

DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Tenun Cual bukan hanya selembar kain, tapi melambangkan warisan budaya di masing-masing daerah. Termasuk di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang memiliki kain cual dengan motif yang beragam.

Dibalik keindahan dan kerumitan tenunan benang sutra dan emas, ada kisah dedikasi dan ketekunan perajin cual seperti Maslina Yazid, yang hingga kini masih melestarikan cual Bangka.

Maslina Yazid telah puluhan tahun menekuni profesi sebagai perajin cual Bangka. Maslina tidak sendiri, bersama PT TIMAH Tbk mereka terus mengenalkan, mempromosikan dan melestarikan tenun cual dengan menghadirkan berbagai motif yang menggambarkan keindahan Bangka Belitung.

Ia menjelaskan, Cual berasal dari kata ‘Celupan Awal’ yang berarti benang putih atau sutra yang diproses. Setiap tenun cual memiliki nilai filosofis dalam setiap motif dan warna yang dihadirkan.

Maslina menenun cual dengan berbagai motif seperti kembang setaman, kembang sepatu, kembang melati, kembang kenanga dan balok timah. Bahkan ada beberapa motif yang sudah memiliki Hak Paten.

“Setiap motif memiliki makna sendiri dan ada nilai filosofisnya, karena dulu ini digunakan untuk keturunan raja kalau dulu. Bahkan warnanya pun punya makna misalnya emas kuning untuk raja, merah marun untuk anak muda, kalau ungu untuk janda dan kalau hitam untuk diletakkan di atas keranda pada saat meninggal,” cerita Maslina, beberapa waktu lalu.

“Kalau motif yang banyak dicari orang motif kembang kenanga karena sudah dilombakan di tingkat nasional dan sudah mendapatkan bintang 4,” katanya.

Proses untuk membuat cual tenun membutuhkan waktu yang tidak sebentar, paling singkat 12 hari, bahkan ada yang hingga harus dibuat dalam waktu satu tahun. Tergantung tingkat kerumitan dan motif yang dipilih.

Tak heran, proses pengerjaan cual yang rumit, cual memiliki nilai yang tinggi. Maslina memproduksi kain cual dengan harga mulai dari Rp3juta hingga ratusan juta. Bahkan dirinya memiliki puluhan koleksi cual kuno yang bernilai ratusan juta.

Untuk bisa melestarikan cual bangka, Maslina turun ke sekolah-sekolah dan kampus-kampus mengajarkan menenun cual Bangka. Dibutuhkan waktu dan modal yang tidak sedikit untuk hal ini. Diakuinya, saat ini ada tantangan tersendiri, dalam melestarikan cual karena semakin sedikitnya minat generasi muda untuk menjadi penenun cual Bangka.

“Saya ke sekolah dan kampus untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang tenun cual, mereka tertarik dengan proses menenun cual. Tapi masih sedikit yang mau menekuni menjadi penenun. Ada generasi muda juga yang sudah bisa tapi berhenti menenun karena kesibukan,” ceritanya.

Dirinya mengapresiasi PT TIMAH Tbk, yang sejak tahun 1990 terus mendukung dirinya untuk melestarikan cual Bangka. Ia menyebutkan, selain memberikan dukungan modal, PT TIMAH Tbk juga membantu pemasaran, memberikan pelatihan bagi dirinya untuk bisa mengembangkan cual.

“Saya terus berinovasi untuk menghadirkan motif terbaru, terakhir kemarin balok timah, saya juga terinspirasi untuk membuat motif pinang mas. Terima kasih PT TIMAH Tbk yang luar biasa mendukung penenun cual seperti saya, mulai dari permodalan, pelatihan, pemasaran dan promosi,” ucapnya.

Menurutnya, setiap kali mengikuti pameran yang difasilitasi PT TIMAH Tbk, produknya selalu laku terjual. Dukungan ini membantu mereka bertahan dan terus berkarya,

“Kami bangga punya bapak angkat seperti PT TIMAH yang peduli dan terus membantu kami melestarikan budaya Bangka, Kepada generasi muda jangan malu jadi perajin. Kalau dijalani dengan sungguh-sungguh, hasilnya juga bisa membanggakan seperti profesi lain. Mari kita jaga budaya kita agar tidak punah,” pesannya.

Melalui dukungan PT Timah Tbk, tenun cual Bangka tidak hanya menjadi simbol keindahan dan keanggunan, tetapi juga bukti nyata kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat dalam menjaga warisan budaya bangsa. (*)

Sumber: www.timah.com

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Empat Atlet Domino Pangkalpinang Melaju ke 16 Besar Kejurnas I Orado 2026

    Empat Atlet Domino Pangkalpinang Melaju ke 16 Besar Kejurnas I Orado 2026

    • calendar_month Sab, 25 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Ketua Pengcab Orado Pangkalpinang Minta Atlet Tetap Jaga Kondisi Fisik DOORSTOP.ID, BOGOR — Empat atlet domino asal Pangkalpinang, Bangka Belitung, memastikan langkah ke babak 16 besar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) I Federasi Olahraga Domino (Orado) 2026. Dua pasangan yang lolos adalah Johan–Arybowo (Babel A) serta Berry–Rendy (Babel B), yang dijadwalkan bertanding pada Sabtu, (25/4/2026) malam ini. […]

  • Dua Pelaku Pembunuhan Wartawan Pangkalpinang Terancam Hukuman Mati, Polisi Ungkap Kronologi Lengkap

    Dua Pelaku Pembunuhan Wartawan Pangkalpinang Terancam Hukuman Mati, Polisi Ungkap Kronologi Lengkap

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Dua Pelaku Pembunuhan Wartawan Pangkalpinang Terancam Hukuman Mati, Polisi Ungkap Kronologi Lengkap DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Kasus pembunuhan wartawan senior Pangkalpinang, Aditya Warman, memasuki babak baru. Dua pelaku yang terlibat kini resmi menjadi tersangka dan terancam hukuman mati. Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengungkapkan, pembunuhan ini didorong motif ekonomi dan hutang akibat judi online. Korban ditemukan […]

  • Tanamkan Budaya K3, Upaya PT Timah Ciptakan Lingkungan Kerja yang Aman dan Produktif

    Tanamkan Budaya K3, Upaya PT Timah Ciptakan Lingkungan Kerja yang Aman dan Produktif

    • calendar_month Rab, 16 Okt 2024
    • account_circle
    • visibility 60
    • 0Komentar

    DOORSTOP.ID (BANGKA BARAT) — PT Timah terus menunjukkan komitmennya untuk mengimplementasikan Budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), dalam proses bisnis perusahaan. Hal ini untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif. K3 merupakan salah satu prioritas utama di PT Timah. Keselamatan kerja bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga menjadi bagian dari budaya perusahaan yang […]

  • Duta Minerba Goes To Site 2026: Intip Langsung Dunia Pertambangan di PT TIMAH

    Duta Minerba Goes To Site 2026: Intip Langsung Dunia Pertambangan di PT TIMAH

    • calendar_month Sel, 29 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Duta Minerba Goes To Site 2026: Intip Langsung Dunia Pertambangan di PT TIMAH DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — PT TIMAH (Persero) Tbk menerima kunjungan Duta Minerba Goes To Site 2026 yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Program ini memberikan kesempatan bagi para mahasiswa untuk melihat secara langsung […]

  • Jadi Irup di SMAN 2 Pangkalpinang, Wakapolda Babel Imbau Pelajar Jaga Karakter dan Jauhi Narkoba

    Jadi Irup di SMAN 2 Pangkalpinang, Wakapolda Babel Imbau Pelajar Jaga Karakter dan Jauhi Narkoba

    • calendar_month Sen, 19 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Jadi Irup di SMAN 2 Pangkalpinang, Wakapolda Babel Imbau Pelajar Jaga Karakter dan Jauhi Narkoba DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Wakapolda Kepulauan Bangka Belitung Brigjen Pol Murry Mirranda menjadi Inspektur Upacara (Irup) di SMAN 2 Pangkalpinang, Senin (19/10/2026) pagi. Upacara tersebut merupakan tindak lanjut program Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto, yakni Polisi Peduli Pendidikan (Polidik). Dalam […]

  • Dikunjungi FKUB Daerah Lain, Pangkalpinang Tunjukkan Wajah Kota yang Toleran

    Dikunjungi FKUB Daerah Lain, Pangkalpinang Tunjukkan Wajah Kota yang Toleran

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Dikunjungi FKUB Daerah Lain, Pangkalpinang Tunjukkan Wajah Kota yang Toleran DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keharmonisan antarumat beragama. Hal ini disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdako Pangkalpinang, Akhmad Subekti, saat menerima kunjungan kerja FKUB Banyuasin di ruang pertemuan Bapperida Kota Pangkalpinang, Jumat […]

expand_less