Breaking News
light_mode
Beranda » ARTIKEL » Antiklimaks Rp 2,1 T Ulah Bank SumselBabel Berujung Masalah Hukum, “Asak Budu ge Saro!!!”

Antiklimaks Rp 2,1 T Ulah Bank SumselBabel Berujung Masalah Hukum, “Asak Budu ge Saro!!!”

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
  • visibility 99
  • comment 0 komentar

Editorial Oleh: Rudi Syahwani (Pemimpin Redaksi)

Terungkap sudah kebenaran soal isu dana mengendap senilai Rp 2,1 triliun, yang sempat disebut oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.

Di sisi lain, sang menteri yang sedang dielu-elukan rakyat se-Tanah Air tersebut mampu membuktikan kemampuan hipnotisnya, sehingga segala yang diucapkan sudah menjadi rujukan kebenaran. Namun apa daya fakta berkata lain.

Heboh di negeri Serumpun Sebalai ini mengalami antiklimaks setelah Gubernur Babel melaporkan pihak Bank SumselBabel ke Mapolda Babel, lantaran salah input data keuangan. Bahwa tak pernah ada dana senilai Rp 2,1 triliun dalam kas umum Provinsi Babel.

Sialnya isu yang pertama kali dirilis oleh media arus utama di Jakarta tersebut terlanjur merasuki pemikiran masyarakat Babel. Tak sedikit tudingan miring ditujukan kepada Pemprov Babel yang dianggap ironis karena dalam kondisi defisit APBD.

Isu yang dilontarkan oleh Menkeu Purbaya tersebut terlanjur diyakini benar, mengingat gebrakan-gebrakan Purbaya yang dianggap banyak membuka misteri terdalam, seputar keuangan di negeri ini.

Sialnya lagi, antiklimaks dari utopia soal Rp 2,1 triliun tersebut ternyata merupakan kesalahan yang dilakukan oleh lembaga keuangan selevel perusahaan jasa perbankan.

Bank SumselBabel sebenarnya bukan bank kemaren sore. Berdiri sejak 6 November tahun 1957 atau sudah 2/3 abad. Seharusnya sudah begitu mapan untuk hal-hal yang menyangkut keuangan.

Kesalahan input data keuangan merupakan blunder atau kesalahan fatal dalam sistem keuangan. Alih-alih untung malah bisa berujung pada kerugian.

Apalagi mengingat dampak yang ditimbulkan hingga membuat geger satu provinsi bahkan bisa berimplikasi pada ketidak percayaan publik terhadap pemerintah.

Hari ini tanggal 27 Oktober 2025, Gubernur Babel Hidayat Arsani atas nama Pemerintah Provinsi Bangka Belitung melaporkan Bank SumselBabel ke Mapolda.

Karena kelalaian yang dilakukan oleh Bank SumselBabel dianggap menghancurkan kredibilitas pemerintah dalam pengelolaan keuangan daerah. Bank SumselBabel kembali menambah daftar panjang terseret dalam berbagai kasus menyangkut keuangan.

Masih segar perkara KUR fiktif di Bangka dan Belitung sebagai ulah para oknum bankirnya. Kini giliran korporasi yang harus terseret permasalahan hukum.

Memang harus ada konsekuensi atas sebuah perbuatan kelalaian. Namun tak kalah penting untuk kembali mengevaluasi kemungkinan kelanjutan kerja sama investasi modal, termasuk penempatan kas umum daerah dalam rekening Bank SumselBabel.

Bahwa banyaknya permasalahan dalam internal Bank SumselBabel hingga yang terakhir sampai menghebohkan warga satu provinsi, mungkinkah kerja sama terus dipertahankan?

Ada ujaran negatif yang terkenal di Babel yang berucap “asak budu ge saro” yang artinya kalau bodoh atau goblok atau tolol maka berujung kesusahan. Ujaran yang harus menjadi motivasi supaya menjadi pintar, tapi terkadang sekaligus dijadikan sebagai olokan atas sebuah kesalahan.

Mungkin ini lah potret posisi Bank SumselBabel saat ini pascakesalahan input data keuangan, yang seharusnya milik Pemprov Sumatera Selatan, namun disebut milik Pemprov Babel. Ditambah lagi terlanjur diamplifikasi oleh Menteri Keuangan dan diorkestrasi oleh sebagian besar rakyat Babel.

Ujungnya, ya harus berurusan dengan kepolisian. Semoga Bank SumselBabel ingat terus ujaran ini “asak budu ge saro”.

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • BSKDN Gelar Diskusi Strategis Percepatan Program Gizi Gratis di 3T

    BSKDN Gelar Diskusi Strategis Percepatan Program Gizi Gratis di 3T

    • calendar_month Jum, 25 Sep 2026
    • account_circle Vritimes
    • visibility 39
    • 0Komentar

    DOORSTO.id, Jakarta – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) menyelenggarakan Forum Diskusi Aktual (FDA) bertajuk “Strategi Percepatan Implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T)” yang berlangsung di Hotel Horison Ultima Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (23/9/2026). Kepala Pusat Strategi Kebijakan Kewilayahan, Kependudukan, dan Pelayanan Publik BSKDN […]

  • Temui Sejumlah Kejanggalan, Kuasa Hukum Korban Penusukan di Simpang Rimba Minta Polisi Periksa Istri Pelaku

    Temui Sejumlah Kejanggalan, Kuasa Hukum Korban Penusukan di Simpang Rimba Minta Polisi Periksa Istri Pelaku

    • calendar_month Rab, 25 Sep 2024
    • account_circle
    • visibility 313
    • 0Komentar

    DOORSTOP.ID (PANGKALPINANG) – Seorang remaja asal Desa Permis Kecamatan Simpang Rimba Kabupaten Bangka Selatan (Basel) bernama Febrianto (19), telah menjadi korban penganiayaan yang berujung penusukan, pada Senin (16/9/2024) lalu. Terkait hal ini, Tato Trisetya SH MKn dari Kantor Hukum Tato Trisetya & Partners selaku Penasihat Hukum Febrianto mengaku menemukan kejanggalan dari kasus penusukan yang menimpa […]

  • MIND ID dan Kemendiktisaintek Sulap Ampas Timah Jadi Bahan Baku Nuklir dan EV

    MIND ID dan Kemendiktisaintek Sulap Ampas Timah Jadi Bahan Baku Nuklir dan EV

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 81
    • 0Komentar

    MIND ID dan Kemendiktisaintek Sulap Ampas Timah Jadi Bahan Baku Nuklir dan EV DOORSTOP.ID, JAKARTA — PT Mineral Industri Indonesia (Persero) atau MIND ID kini tidak lagi memandang limbah timah sebagai sisa produksi semata. Berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Holding BUMN Pertambangan ini sukses menuntaskan riset strategis, yakni menyulap limbah timah […]

  • Noni Hidayat Ajak Siswa SMAN 2 Sungai Selan Kurangi Konsumsi Minuman Manis dan Fastfood

    Noni Hidayat Ajak Siswa SMAN 2 Sungai Selan Kurangi Konsumsi Minuman Manis dan Fastfood

    • calendar_month Jum, 12 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Noni Hidayat Ajak Siswa SMAN 2 Sungai Selan Kurangi Konsumsi Minuman Manis dan Fastfood DOORSTOP.ID, SUNGAI SELAN — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, mengajak siswa SMA Negeri 2 Sungai Selan, Kabupaten Bangka Tengah, mengurangi konsumsi minuman manis dan makanan cepat saji (Fastfood). Ajakan itu disampaikannya, […]

  • Tidak Semua Laut Punya Timah, Askandi: Timah di Laut Beriga Anugerah dari Tuhan

    Tidak Semua Laut Punya Timah, Askandi: Timah di Laut Beriga Anugerah dari Tuhan

    • calendar_month Jum, 11 Okt 2024
    • account_circle
    • visibility 54
    • 0Komentar

    DOORSTOP.ID (PANGKALPINANG) — Perairan Beriga di Desa Beriga Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah mengandung sumber daya alam timah yang tidak dimiliki semua wilayah. Sebagaimana diketahui, laut Beriga juga merupakan wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah, perusahaan pertambangan timah yang merepresentasikan negara. Askandi, salah satu warga Beriga, mengatakan timah yang berada di Perairan Beriga […]

  • Wali Kota Genjot Digitalisasi PAD Pangkalpinang Lewat Sistem Baru

    Wali Kota Genjot Digitalisasi PAD Pangkalpinang Lewat Sistem Baru

    • calendar_month Sen, 13 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Wali Kota Genjot Digitalisasi PAD Pangkalpinang Lewat Sistem Baru DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin Masyarif, menegaskan pihaknya akan menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) lewat digitalisasi sistem pembayaran pajak dan retribusi demi menutup celah kebocoran anggaran. Hal tersebut ia sampaikan usai DPRD Kota Pangkalpinang menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun […]

expand_less