Breaking News
light_mode
Beranda » ARTIKEL » OPINI » Di Balik Ledakan Tulisan AI, Tragedi Intelektual Abad Digital

Di Balik Ledakan Tulisan AI, Tragedi Intelektual Abad Digital

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 11 Okt 2025
  • visibility 116
  • comment 0 komentar

Di Balik Ledakan Tulisan AI, Tragedi Intelektual Abad Digital

Oleh: Dosen Fakultas Sains dan Informatika Universitas Pertiba, Aditya Ahmad Fauzi, S.Kom., M.Kom.

Dalam beberapa tahun terakhir, kecerdasan buatan (AI) telah menjadi alat bantu yang luar biasa dalam banyak bidang mulai dari riset, bisnis, hingga pendidikan. Namun di balik kecanggihannya, saya justru merasa resah dengan satu fenomena yang kini semakin marak, dan menjamurnya tulisan opini di media online yang seolah-olah ditulis oleh “praktisi” atau “akademisi”, padahal isinya hanyalah hasil salinan dari AI.

Fenomena ini muncul begitu cepat seiring kemudahan akses terhadap teknologi AI seperti ChatGPT, Gemini, atau Copilot dan lain-lain. Dalam hitungan menit, seseorang bisa menghasilkan tulisan yang tampak rapi, lengkap dengan kata pengantar akademis dan kesimpulan moral yang menggugah.

Tetapi, di balik susunan kalimat yang indah itu, sering kali tidak ada riset nyata, tidak ada pengalaman lapangan, dan tidak ada data yang bisa dipertanggungjawabkan. Yang ada hanyalah teks buatan mesin yang diambil bulat-bulat tanpa adanya refleksi, dan tanpa sentuhan dari nurani manusia.

Sebagai pembaca, kita mungkin tidak langsung menyadari perbedaannya. Tulisan hasil AI memang tampak meyakinkan di permukaan. Namun bagi mereka yang terbiasa membaca karya ilmiah atau opini yang berbasis pengalaman empiris, ada sesuatu yang hampa di sana.

Tidak ada kedalaman analisis, tidak ada konteks lokal, dan sering kali tidak ada empati terhadap persoalan yang dibahas. Lebih ironis lagi, sebagian penulis bahkan mencantumkan gelar akademik atau jabatan profesional untuk memberi kesan kredibilitas, padahal substansi tulisannya tidak lebih dari hasil “copy paste” dari mesin.

Jika dibiarkan, hal ini bisa menurunkan standar intelektual publik. Ruang opini yang seharusnya menjadi tempat refleksi dan pertukaran gagasan justru berubah menjadi etalase narsistik, tempat orang berlomba menunjukkan siapa paling cepat menulis, bukan siapa paling dalam berpikir.

Sebagai contoh, berikut ini artikel dan tulisan opini yang menangani isu AI secara serius, menunjukkan bagaimana media-media opini di Indonesia merespons fenomena ini. Saya catat bahwa sejauh ini tidak ada kasus publik yang menyatakan secara eksplisit bahwa suatu opini berasal 100% dari AI, tapi sudah banyak tulisan yang menyinggung masalah penggunaan AI, dampak, dan bahaya jika tidak dikontrol.

Judul/Media: “AI generatif dan moralitas publik” (Kompas). Inti Opini/Reaksi terhadap AI: Menunjukkan bahwa AI bisa menghasilkan pandangan populer atau dominan, tapi belum tentu sahih, teks AI bergantung pada kumpulan data yang punya bias. (Kompas). Aspek yang Ditekankan: Keaslian perspektif, risiko bias, pentingnya analisis manual & verifikasi konteks lokal.

Judul/Media: “Media Massa dalam Jeratan AI. Antara Harapan dan Ancaman” (Bangbara). Inti Opini/Reaksi terhadap AI: Media melihat AI sebagai penyelamat dalam produksi konten, tapi bahaya muncul ketika kualitas & otoritas isi tergerus. (Bangbara). Aspek yang Ditekankan: Volume konten vs kredibilitas, kualitas vs kecepatan, dan peran editor/kurator manusia.

Jurnal/Media: “Menjaga Naluri Akademik di Tengah Keberadaan ChatGPT” (Harianjogja.com). Inti Opini/Reaksi terhadap AI: Akademisi perlu tetap menjaga rasa keingintahuan, keaslian ide, dan tidak menyerahkan semuanya ke AI. (Harianjogja.com). Aspek yang Ditekankan: Tanggung jawab akademik, integritas penelitian/opini, pemanfaatan AI sebagai alat bantu bukan pengganti.

Jurnal/Media: “Jurnalisme dan Kecerdasan Buatan” (Kompas). Inti Opini/Reaksi terhadap AI: Menekankan kejujuran publik jika AI digunakan, serta bahwa ada proses jurnalistik yang harus dipenuhi. (Kompas). Aspek yang Ditekankan: Transparansi, prosedur jurnalistik, membedakan antara konten “berbasis fakta & verifikasi” dan konten “langsung hasil AI + prompt”.

Walaupun contoh-contoh di atas tidak menyatakan dengan jelas “ini tulisan sepenuhnya menggunakan AI,” tapi mereka menunjukkan bahwa banyak pihak sudah menyadari risiko dan mulai mengajukan standar, etika, dan kontrol.

Saya tidak menolak penggunaan AI, sama sekali tidak. AI adalah alat yang luar biasa, akan tetapi AI tetaplah alat. Tanggung jawab moral dan intelektual tetap berada pada manusia yang menggunakannya. Gunakanlah AI untuk memperkuat argumen, bukan menggantikannya untuk membantu menata bahasa, bukan menggantikan proses berpikir kritis.

Menulis opini seharusnya lahir dari pergulatan batin dan pemikiran pribadi. Tulisan yang baik tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menyampaikan kejujuran intelektual. Kita bisa memanfaatkan AI sebagai rekan kerja, namun hasil akhirnya tetap harus melewati saringan akal sehat dan nurani.

Kita membutuhkan lebih banyak penulis yang menulis dengan kesadaran, bukan sekadar kecepatan. Dunia digital sudah cukup bising dengan informasi palsu dan opini dangkal. Jangan biarkan mesin mengambil alih ruang refleksi manusia. Mari menulis kembali dengan pikiran yang jernih, tangan yang bekerja, dan hati yang bertanggung jawab.

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perdana, Pemkot Pangkalpinang Salurkan 120 Paket MBG bagi 3B di Kecamatan Bukit Intan

    Perdana, Pemkot Pangkalpinang Salurkan 120 Paket MBG bagi 3B di Kecamatan Bukit Intan

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Perdana, Pemkot Pangkalpinang Salurkan 120 Paket MBG bagi 3B di Kecamatan Bukit Intan DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota Pangkalpinang mulai mendistribusikan makanan bergizi (MBG) secara door to door kepada kelompok sasaran 3B yaitu ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), dan balita. Launching perdana program ini digelar di Balai KB Kecamatan Bukit Intan, Senin (14/7/2025), dan […]

  • Polres Bangka Barat Ungkap Kasus Pengeroyokan di Desa Pelangas dalam Waktu Kurang dari 24 Jam

    Polres Bangka Barat Ungkap Kasus Pengeroyokan di Desa Pelangas dalam Waktu Kurang dari 24 Jam

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Polres Bangka Barat Ungkap Kasus Pengeroyokan di Desa Pelangas dalam Waktu Kurang dari 24 Jam DOORSTOP.ID, BANGKA BARAT — Kepolisian Resor (Polres) Bangka Barat bergerak cepat mengungkap kasus pengeroyokan yang terjadi di Kampung Lama, Desa Pelangas, Kecamatan Simpang Teritip, pada Selasa (2/9/2025) dini hari. Tiga korban, yakni Paud Al Rasyid, Lukman, dan Zamri Aeciu, menjadi […]

  • Gelar Green Policing di Pasir Padi, Polda Babel Tegaskan Komitmen Jaga Aset Wisata dan Laut

    Gelar Green Policing di Pasir Padi, Polda Babel Tegaskan Komitmen Jaga Aset Wisata dan Laut

    • calendar_month Jum, 23 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Peduli Lingkungan, Polda Babel Gelar Green Policing Kawasan Pantai Pasir Padi DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Polda Bangka Belitung menggelar aksi peduli lingkungan melalui program Green Policing di kawasan pesisir Pantai Pasir Padi, Pangkalpinang, Jumat (23/10/2026) pagi. Kegiatan bersih-bersih pesisir ini dipimpin langsung oleh Kapolda Babel, Irjen Pol Agus Wijayanto, didampingi Irwasda, Pejabat Utama, Kapolresta Pangkalpinang, serta […]

  • Wali Kota Pangkalpinang Apresiasi Alobi Foundation Atas Penghargaan Kalpataru Adya 2026

    Wali Kota Pangkalpinang Apresiasi Alobi Foundation Atas Penghargaan Kalpataru Adya 2026

    • calendar_month Ming, 21 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Wali Kota Pangkalpinang Apresiasi Alobi Foundation Atas Penghargaan Kalpataru Adya 2026 DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Wali Kota Pangkalpinang, Prof Saparudin, mengapresiasi Alobi Foundation atas keberhasilan meraih penghargaan Kalpataru Adya 2026. Apresiasi tersebut disampaikan dalam acara syukuran dan ramah tamah di taman Rumah Dinas Residen Wali Kota Pangkalpinang, Minggu malam (21/6/2026). Pencapaian ini menjadi puncak dari konsistensi […]

  • Eddy Iskandar Serap Aspirasi Warga Gandaria: Dari BPJS, Sampah hingga Bantuan Hukum

    Eddy Iskandar Serap Aspirasi Warga Gandaria: Dari BPJS, Sampah hingga Bantuan Hukum

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Eddy Iskandar Serap Aspirasi Warga Gandaria: Dari BPJS, Sampah hingga Bantuan Hukum DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Eddy Iskandar, menyerap langsung aspirasi warga Gandaria 2, Kelurahan Kacang Pedang, Pangkalpinang dalam kegiatan Reses Masa Sidang III Tahun Sidang I 2025, Sabtu (20/9/2025). Dalam reses tersebut, sejumlah persoalan mengemuka, mulai dari […]

  • PWI Babel Sukses Gelar UKW Angkatan XII

    PWI Babel Sukses Gelar UKW Angkatan XII

    • calendar_month Kam, 22 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 30
    • 0Komentar

    PWI Babel Sukses Gelar UKW Angkatan XII DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Sekretaris PWI Bangka Belitung (Babel), Fakhruddin Halim, resmi menutup pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Babel Angkatan XII, yang berlangsung di Cordela Hotel Pangkalpinang, Kamis siang (22/10/2026). Dalam sambutannya, Fakhruddin menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh pihak, yang telah menyukseskan agenda besar ini. Secara […]

expand_less