Terbukti Langgar Kode Etik Polri, Enam Anggota Polda Babel di-PTDH
- account_circle admin
- calendar_month Rab, 25 Feb 2026
- visibility 121
- comment 0 komentar

Sanksi Tegas Tetap Harus Dijalankan Sebagai Konsekuensi Aturan Hukum yang Berlaku di Tubuh Polri
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar upacara pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) terhadap enam anggotanya yang terbukti melakukan pelanggaran kode etik Polri.
Upacara dilaksanakan di halaman Mapolda Babel, Selasa (24/2/2026) pagi, dengan dipimpin langsung Kapolda Babel, Irjen Viktor T Sihombing, serta dihadiri Wakapolda , para Pejabat Utama, serta seluruh personel Polri dan ASN di lingkungan Polda Babel.
Keenam anggota yang di-PTDH, diketahui tidak hadir dalam upacara tersebut. Meski demikian, prosesi tetap dilaksanakan secara in absentia dengan menghadirkan foto masing-masing anggota, untuk diberikan tanda silang di hadapan Kapolda sebagai simbol pemberhentian.
Dalam amanatnya, Viktor menegaskan bahwa keputusan PTDH merupakan langkah tegas institusi dalam menegakkan disiplin dan menjaga marwah Polri.
“Hari ini kita melaksanakan upacara pemberhentian tidak dengan hormat. Dengan terpaksa dan berat hati, kita harus memberhentikan enam anggota yang telah mencederai nama institusi dan melanggar sumpahnya sebagai anggota Polri,” ujar Viktor.
Mantan Kadivkum Polri itu menekankan bahwa penegakan disiplin internal merupakan keharusan sebelum institusi menegakkan hukum di tengah masyarakat.
“Sebelum menegakkan hukum ke luar, kita harus menegakkan hukum ke dalam. Ini harus menjadi contoh dan pembelajaran bagi kita semua,” tegasnya.
Ia mengaku lebih mengedepankan pemberian penghargaan (reward) dibandingkan hukuman (punishment).
Namun, menurutnya, sanksi tegas tetap harus dijalankan sebagai konsekuensi aturan hukum yang berlaku di tubuh Polri.
“Saya lebih senang memberikan reward daripada punishment. Tapi semua itu memang harus kita jalani, karena itu aturan hukum yang berlaku. Ada reward, ada punishment,” katanya.
Viktor juga mengingatkan seluruh personel agar senantiasa menjalankan tugas secara profesional dan menjaga integritas sesuai sumpah jabatan.
Ia menyampaikan apresiasi kepada anggota yang telah menunjukkan kinerja dan perilaku baik selama bertugas.
“Pertahankan kualitas, jaga nama baik pribadi dan institusi. Baik tidaknya Polda Babel tergantung pada kinerja kita semua,” pungkasnya.
Sebelumnya, Polda Babel juga memberikan penghargaan kepada sejumlah personel berprestasi atas dedikasi dan capaian kinerja yang dinilai melampaui panggilan tugas.
Penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi sekaligus teladan bagi seluruh anggota. (*)
- Penulis: admin


