Bukan Sekadar Objek, Perempuan Pangkalpinang Didorong Jadi Motor Penggerak Pembangunan
- account_circle admin
- calendar_month Jum, 1 Mei 2026
- visibility 80
- comment 0 komentar

Bukan Sekadar Objek, Perempuan Pangkalpinang Didorong Jadi Motor Penggerak Pembangunan
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota Pangkalpinang mengajak kaum perempuan untuk tidak lagi sekadar menjadi penonton dalam roda pembangunan. Harapan ini disampaikan Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdako Pangkalpinang, Agustu Afendi, dalam Seminar Kesehatan dan Donor Darah yang digelar di Pia Hotel, Jumat siang (1/5/2026).
Di kesempatan tersebut, Agustu menegaskan bahwa peningkatan kapasitas diri adalah kunci bagi kaum perempuan untuk berkontribusi lebih nyata bagi daerah.
“Hari Kartini menjadi pengingat bahwa perempuan harus terus maju dan berani mengambil peran strategis demi kemajuan Indonesia,” ujar Agustu.
Ia secara khusus mengapresiasi kolaborasi kegiatan yang digagas oleh Ibu Muda Berkarya tersebut yang juga menyisipkan aksi bakti sosial berupa donor darah.
Baginya, inisiatif ini adalah bukti nyata bagaimana perempuan mulai bergerak masif di sektor sosial dan kesehatan. Ia pun memuji tema acara yang menitikberatkan pada peran ibu sebagai benteng kesehatan keluarga.
“Tema kegiatan ini yaitu peran strategis perempuan, khususnya ibu, dalam menjaga kesehatan keluarga melalui imunisasi dan penerapan gaya hidup sehat. Ini sangat luar biasa sekali,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Agustu menekankan posisi perempuan dalam pembangunan harus bergeser dari pasif menjadi aktif.
“Jika disimpulkan, perempuan tidak boleh hanya menjadi objek pembangunan, tetapi harus tampil sebagai penggerak aktif, termasuk dalam mendukung kegiatan kemanusiaan seperti donor darah dan edukasi kesehatan,” tambahnya.
Dalam arahannya, literasi kesehatan menjadi poin krusial yang ia garis bawahi. Menurutnya, pemahaman ibu mengenai pentingnya imunisasi dasar bagi anak akan sangat menentukan kualitas sumber daya manusia Pangkalpinang di masa depan.
“Perempuan yang cerdas secara kesehatan akan melahirkan generasi yang kuat dan unggul. Ini menjadi fondasi penting bagi kemajuan daerah dan bangsa,” tegaasnya.
Ia juga mengaitkan semangat Kartini sebagai bahan bakar bagi perempuan untuk menembus berbagai sektor strategis. Ia meyakini, kesejahteraan masyarakat akan lebih cepat tercapai jika perempuan diberikan ruang yang setara.
“Peran perempuan sangat krusial, kita ingin perempuan mendapatkan ruang dan posisi yang lebih baik dalam pembangunan,” pungkasnya. (*)
- Penulis: admin


