Wali Kota Pangkalpinang Gandeng Swasta Siapkan Drop Box Sampah di Area Publik
- account_circle admin
- calendar_month Jum, 29 Mei 2026
- visibility 173
- comment 0 komentar

Wali Kota Pangkalpinang Gandeng Swasta Siapkan Drop Box Sampah di Area Publik
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota Pangkalpinang menerima bantuan tiga unit drop box sampah anorganik dari PT Duta Putra Lexindo (Bolesa) untuk menjaga kebersihan lingkungan dari sampah plastik.
Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin Masyarif (Prof Udin), didampingi Wakil Wali Kota (Wawako) Dessy Ayutrisna, Ketua TP PKK, Susanti Saparudin, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Juhaini, Pj Sekda Budiyanto, dan sejumlah kepala OPD menerima langsung bantuan tersebut di Rumah Dinas Residen Wali Kota Pangkalpinang pada Jumat pagi (29/5/2026). Ia menjelaskan bahwa program ini berjalan melalui pemanfaatan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan swasta.
“Pagi ini kita menerima bantuan dari Bolesa kepada pemerintah Kota Pangkalpinang, kepada masyarakat Kota Pangkalpinang. Dalam rangka kita menjaga kebersihan tentunya sampah-sampah plastik yang ada di Kota Pangkalpinang,” ujar Prof Udin kwpada wartawan.
Prof Udin menambahkan, penyerahan ini merupakan langkah awal dari gerakan pemilahan sampah yang lebih masif. Pemerintah kota juga tengah menjajaki kerja sama dengan beberapa perusahaan lain yang siap berkontribusi dalam sistem pengolahan dan pemilahan sampah.

Prof Udin dan Dessy Ayutrisna didampingi Wakil Direktur PT Duta Putra Lexindo (Foto: Hery_DoorstopID)
“Dan ini adalah salah satu program kita dari dana-dana CSR, dari teman-teman kita di perusahaan-perusahaan swasta. Dan tentunya kami berharap ke depannya lebih banyak lagi perusahaan-perusahaan yang bisa membantu masyarakat Kota Pangkalpinang. Sehingga Kota Pangkalpinang ini ke depan menjadi lebih bersih, lebih indah, lebih nyaman dengan tentu berkurangnya sampah-sampah plastik,” lanjutnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan tiga unit drop box dari Bolesa ini dirancang khusus untuk menampung sampah anorganik seperti botol plastik dan kaleng minuman. Pihaknya berencana menempatkan fasilitas tersebut di berbagai area publik agar masyarakat lebih mudah memilah sampah mereka.
Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pangkalpinang, Fahrizal, memaparkan rencana distribusi fasilitas baru tersebut. Pihaknya telah menentukan dua lokasi pasti, sementara satu lokasi lainnya masih dalam tahap pertimbangan.
“Lokasi peletakan drop box tersebut di antaranya PTSP, Capil, dan satu masih dicari dulu tempat fasilitas publik. Nanti memang kita perbanyak ya untuk tempat-tempat pemilihan sampah ya, terutama sampah plastik kan yang memang menjadi atensi kita,” jelas Fahrizal.

Kepala DLH Kota Pangkalpinang, Fahrizal (Foto: Yudi Gondrong)
Fahrizal juga optimistis aksi nyata dari Bolesa ini akan memicu kepedulian dari pelaku usaha lain di daerah. Selain mengandalkan bantuan swasta, DLH Pangkalpinang juga meluncurkan program internal untuk membangun budaya memilah sampah dari lingkup terkecil.
“Ke depan, semoga banyak pihak swasta yang terketuk untuk membantu pemerintah Kota Pangkalpinang. Selain kita juga akan menerapkan kurang lebih memilah sampah mulai dari kantor dulu kmudian diperluas ke masyarakat,” tambahnya.
Mengenai keterlibatan pihak swasta lain, Fahrizal mengonfirmasi bahwa beberapa perusahaan berskala nasional telah bergerak di kawasan Pantai Pasir Padi. Namun, ia menegaskan pentingnya peran pengusaha lokal untuk memperluas jangkauan fasilitas ini.
“Kalau yang lain kan memang ada beberapa yang seperti di Pasir Padi, itu kan tapi secara nasional ya perusahaannya. Kita juga akan libatkan perusahaan-perusahaan swasta yang ada di daerah juga untuk minimal membantu beberapa titik nanti ke depannya,” kata Fahrizal.
- Penulis: admin


