Pesawat SAM Air PK-SMH (DCHC6) Jatuh di Gorontalo, Seluruh Penumpangnya Tewas
- account_circle
- calendar_month Ming, 20 Okt 2024
- visibility 146
- comment 0 komentar

DOORSTOP.ID (GORONTALO) – Pesawat perintis milik PT Semuwa Aviasi Mandiri (SAM) Air PK-SMH (DHC6) jatuh di Bandara Panua, Pohuwato, Provinsi Gorontalo, Minggu (20/10/2024) pagi, pukul 09:00 WITA.
Jatuhnya pesawat nahas yang melayani rute dari Bandara Djalaluddin Gorontalo, menuju Bandara Panua, Pohuwato itu, menewaskan seluruh penumpangnya yang berjumlah 4 (empat) orang.
Keempat korban tewas dalam insiden tersebut, yakni Kapten M Saefu Rubi (Pilot), M Artur FG (Kopilot), Budi Janto (Teknisi) dan Sri Mayke Male (Penumpang).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Gorontalo, Heriyanto mengungkapkan, pesawat tersebut lepas landas dari Bandara Djalaluddin Gorontalo sekitar pukul 07:03 WITA, dengan estimasi waktu tiba di Bandara Panua Pohuwato, sekitar pukul 07:33 WITA.
Namun, kata Heriyanto, sebelum mendekati bandara tujuan, pesawat tersebut hilang kontak dan akhirnya jatuh di kawasan tambak dekat Bandara Panua, Pohuwanto.
“Sebelum hilang dan jatuh, pesawat SAM Air PK-SMH (DHC6) yang lepas landas dalam kondisi cuaca berawan itu sempat melakukan kontak terakhir dengan AIRNAV Makassar,” jelas Heriyanto dalam ketrangan tertulis.
“Kemudian, pukul 09:15 WITA, Tim SAR dari Pos SAR Marisa dikerahkan menggunakan truk personel dan mobil Rescue Car Type I untuk melakukan evakuasi. Seluruh korban tewas dievakuasi ke Puskesmas Randangan,” lanjutnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F Laisa menyatakan saat ditemukan pesawat nahas tersebut dalam keadaan total loss (hancur total).
“Pesawat dilaporkan hilang kontak pada pukul 07.22 WITA, yang artinya 11 menit dari estimasi jadwal landing, karena mengalami masalah di udara. Saat ditemukan di rawa-rawa sebelum runway 27 Bandara Panua Pohuwato, kondisi pesawat hancur total,” terang Lukman.
“Kami sangat berduka atas kecelakaan yang menimpa pesawat perintis PT SAM Air di Pohuwato. Doa dan simpati kami sampaikan kepada keluarga korban yang ditinggalkan,” tukasnya.
- Penulis:


