Breaking News
light_mode
Beranda » BANGKA BELITUNG » Tambang Timah Ilegal di Bangka Belitung: Ancaman bagi Lingkungan dan Satwa Liar

Tambang Timah Ilegal di Bangka Belitung: Ancaman bagi Lingkungan dan Satwa Liar

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 4 Mar 2025
  • visibility 77
  • comment 0 komentar

Tambang Timah Ilegal di Bangka Belitung: Ancaman bagi Lingkungan dan Satwa Liar

DOORSTOP.ID, BANGKA BELITUNG — Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang dikenal sebagai penghasil timah terbesar di Indonesia, kini menghadapi ancaman serius akibat maraknya aktivitas tambang timah ilegal. Kerusakan lingkungan yang ditimbulkan tidak hanya berdampak pada ekosistem, tetapi juga meningkatkan konflik antara manusia dan satwa liar, terutama buaya.

Tambang timah ilegal sering kali beroperasi tanpa mempertimbangkan aspek keberlanjutan. Penebangan hutan dan pengerukan sungai menyebabkan degradasi habitat alami satwa liar.

Hutan mangrove dan kawasan pesisir, yang menjadi tempat hidup serta berkembang biak bagi buaya muara, semakin menyusut. Kondisi ini memaksa buaya keluar dari habitat aslinya dan mencari wilayah baru, yang kerap berujung pada interaksi dengan manusia.

Konflik antara manusia dan buaya pun meningkat. Sepanjang tahun 2024, belasan kasus serangan buaya terhadap warga tercatat di Bangka Belitung. Selain buaya, spesies lain seperti tarsius juga terdampak.

Hilangnya tutupan vegetasi mengurangi sumber makanan dan tempat berlindung, mengganggu keseimbangan ekosistem yang telah terbentuk secara alami.

Ancaman bagi Satwa Liar

Manager PPS Alobi Air Jangkang, Endy R. Yusuf, mengungkapkan bahwa ekosistem satwa terganggu akibat maraknya aktivitas tambang timah ilegal. Satwa liar yang kehilangan habitatnya terpaksa mencari tempat baru, sering kali di lokasi yang berdekatan dengan aktivitas manusia.

“Ekosistem yang terganggu akibat tambang ilegal menyebabkan satwa-satwa ini mencari habitat baru. Itulah mengapa sering muncul anggapan bahwa dulunya tidak ada buaya di suatu tempat, tetapi kini muncul buaya. Ini karena habitatnya rusak,” ujar Endy.

Dampaknya, masyarakat semakin sering berhadapan dengan buaya yang memasuki permukiman atau wilayah perairan yang sebelumnya aman. Tak jarang, warga terpaksa menangkap buaya demi keselamatan, sebelum kemudian satwa tersebut dievakuasi ke PPS Alobi. Namun, keterbatasan fasilitas membuat upaya penyelamatan ini menghadapi kendala besar.

“Buaya merupakan satwa yang dilindungi. Namun, saat habitatnya rusak, mereka menjadi korban. Kami sering mengevakuasi buaya yang ditangkap warga, tapi tempat kami terbatas,” tambahnya.

Solusi: Tambang Berkelanjutan dan Konservasi Alam

Endy menekankan, bahwa sektor pertambangan masih menjadi penggerak ekonomi utama bagi masyarakat Bangka Belitung. Namun, eksploitasi sumber daya harus dilakukan dengan menerapkan prinsip good mining practice (GMP), yang mencakup pemulihan dan reklamasi lahan bekas tambang.

“Pertambangan harus dilakukan dengan berwawasan lingkungan, menerapkan prinsip good mining practice, serta menjalankan reklamasi agar ekosistem tetap terjaga,” tegasnya.

Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan sinergi antara pemerintah, perusahaan tambang, dan masyarakat. Penegakan hukum terhadap tambang ilegal harus diperketat, disertai dengan program rehabilitasi lahan dan restorasi ekosistem sungai.

Selain itu, upaya konservasi satwa liar perlu diperkuat, misalnya dengan mendirikan kawasan konservasi baru serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga keseimbangan alam.

Perusahaan tambang yang beroperasi secara legal, seperti PT Timah, diharapkan dapat menjadi contoh dalam menerapkan praktik pertambangan berkelanjutan.

Keterlibatan aktif perusahaan dalam program penanaman kembali, penyelamatan satwa, dan edukasi lingkungan akan menjadi langkah penting untuk memperbaiki ekosistem yang sudah rusak.

“Memulihkan ekosistem yang rusak memang membutuhkan waktu dan usaha besar. Namun, dengan kolaborasi yang kuat, keseimbangan alam dapat dipulihkan. Menghentikan tambang ilegal dan memprioritaskan konservasi bukan hanya tentang melindungi satwa, tetapi juga memastikan generasi mendatang dapat hidup berdampingan dengan kekayaan alam yang menjadi identitas Bangka Belitung,” pungkas Endy.

Sumber: www.timah.com

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Pangkalpinang Gencarkan Gerakan Kurangi Sampah Plastik, Siapkan Perda Larangan Plastik Sekali Pakai

    Pemkot Pangkalpinang Gencarkan Gerakan Kurangi Sampah Plastik, Siapkan Perda Larangan Plastik Sekali Pakai

    • calendar_month Kam, 5 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Pemkot Pangkalpinang Gencarkan Gerakan Kurangi Sampah Plastik, Siapkan Perda Larangan Plastik Sekali Pakai DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota Pangkalpinang berkomitmen memperkuat aksi nyata dalam mengurangi sampah plastik dengan menggandeng masyarakat, dunia pendidikan, hingga pelaku usaha. Komitmen itu ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pangkalpinang, Mie Go, usai memimpin apel bersama dan aksi bersih sampah plastik dalam […]

  • Sekda Kota Pangkalpinang, Mie Go, membuka Forum Satu Data Indonesia, Selasa (22/10/2024).

    Mie Go Buka Forum Satu Data, Tingkatkan Kualitas Data di Pangkalpinang

    • calendar_month Rab, 23 Okt 2024
    • account_circle
    • visibility 90
    • 0Komentar

    DOORSTOP.ID (PANGKALPINANG) — Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pangkalpinang, Mie Go, membuka Forum Satu Data Indonesia (SDI) yang berlangsung di ruang pertemuan Kantor Wali Kota pada Selasa (22/10/2024). Dalam sambutannya, Mie Go menyampaikan apresiasi kepada Badan Pusat Statistik (BPS) atas kerjasama yang erat dengan pemerintah kota dalam menyusun data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. “Alhamdulillah, hari […]

  • Melati Erzaldi Dinobatkan sebagai Kartini Hijab Indonesia, Dorong PMHI 2026 Lewat Gekrafs

    Melati Erzaldi Dinobatkan sebagai Kartini Hijab Indonesia, Dorong PMHI 2026 Lewat Gekrafs

    • calendar_month Rab, 29 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Figur Melati Merupakan Representasi Kartini Masa Kini DOORSTOP.ID. PANGKALPINANG — Melati Erzaldi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong pengembangan generasi muda dan ekonomi kreatif. Hal itu terlihat dari kehadirannya sebagai dewan juri dalam grand final Puteri Model Hijab Indonesia 2026 yang digelar di Bangka City Hotel. Di tengah agenda sebagai anggota DPR RI sekaligus Ketua Gerakan […]

  • 1.362 Atlet Ikuti Popda Pangkalpinang 2026, Berebut Tiket ke Porprov Babel VII

    1.362 Atlet Ikuti Popda Pangkalpinang 2026, Berebut Tiket ke Porprov Babel VII

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 136
    • 0Komentar

    1.362 Atlet Ikuti Popda Pangkalpinang 2026, Berebut Tiket ke Porprov Babel VII DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Pangkalpinang resmi menggelar Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2026, Selasa (21/4/2026). Sebanyak 1.362 atlet tingkat SMP dan SMA bertarung memperebutkan gelar juara pada empat cabang olahraga, yakni bola basket, sepak takraw, bola voli, dan […]

  • PT Timah Gelontorkan Rp 37 Miliar untuk Eksplorasi Sumber Daya Timah

    PT Timah Gelontorkan Rp 37 Miliar untuk Eksplorasi Sumber Daya Timah

    • calendar_month Jum, 13 Sep 2024
    • account_circle
    • visibility 144
    • 0Komentar

    PANGKALPINANG — Kepala Bidang (Kabid) Komunikasi Perusahaan PT Timah Tbk, Anggi Siahaan mengungkapkan bahwa perusahaan telah menggelontorkan dana sebesar Rp 37 miliar pada bulan Agustus 2024, untuk kegiatan eksplorasi sumber daya timah di darat dan laut. “Kegiatan Eksplorasi di darat pada bulan Agustus 2024 ini meliputi pengeboran eksplorasi primer darat dan survei topografi,” ungkap Anggi […]

  • Komitmen Pengelolaan Lingkungan Hidup Berkelanjutan, PT TIMAH Raih Proper Emas

    Komitmen Pengelolaan Lingkungan Hidup Berkelanjutan, PT TIMAH Raih Proper Emas

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Komitmen Pengelolaan Lingkungan Hidup Berkelanjutan, PT TIMAH Raih Proper Emas DOORSTOP.ID, JAKARTA — PT TIMAH (Persero) Tbk kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pengelolaan lingkungan hidup dengan meraih penghargaan PROPER Emas dan Hijau dalam penilaian PROPER periode 2024–2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup / Badan Pengendalian Lingkungan Hidup. Proper Emas ini diraih oleh PT TIMAH Division […]

expand_less