Breaking News
light_mode
Beranda » ARTIKEL » OPINI » Cerdas Saja Tak Cukup, Belajarlah Tahu Batas

Cerdas Saja Tak Cukup, Belajarlah Tahu Batas

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 11 Apr 2025
  • visibility 96
  • comment 0 komentar

Cerdas Saja Tak Cukup, Belajarlah Tahu Batas

Oleh: Yudhistira Jaya Suprana (Bukan Siapa-Siapa)

Di tengah hiruk-pikuk dunia modern yang penuh komentar, saran tanpa diminta dan penghakiman halus berkedok kepedulian, membuat kita merasa hidup dalam masyarakat yang gemar “mencampuri”.

Banyak orang bisa dengan mudah masuk ke urusan ataupun domain, baik itu pribadi maupun kelompok/golongan lain, hanya berbekal rasa ingin tahu, merasa berhak menilai, bahkan yang lebih kerennya mau mengatur sesuatu yang bukan “miliknya”.

Padahal, jika kita membuka mata lebih lebar dan menengok ke dunia hewan yang selama ini kita anggap “lebih rendah”, ternyata ada pelajaran besar tentang kecerdasan yang bisa kita petik, salah satunya yaitu tentang menjadi cerdas bukan soal tahu segalanya, tapi tahu kapan harus diam dan tidak ikut campur.

Simpanse misalnya. Hewan yang dikenal memiliki DNA paling mirip dengan manusia ini menunjukkan kecerdasan luar biasa. Yang mana, mereka mampu menggunakan alat, mengingat pola, bahkan mempelajari bahasa isyarat.

Tapi dalam komunitasnya, simpanse tahu struktur dan batasan, mereka tidak tiba-tiba mencampuri urusan kawanan lain, jika itu bukan bagiannya. Mereka menghormati sistem sosial dan tidak mencari masalah di luar kelompoknya.

Kemudian Lumba-lumba. Mamalia laut yang terkenal pintar dan penuh empati, memiliki komunikasi kompleks dan perilaku sosial yang terorganisir. Namun, mereka hidup dalam kawanan sendiri, menjaga harmoni tanpa menyerobot ruang makhluk lain.

Mereka membantu saat diperlukan, bukan karena ingin merasa lebih hebat, tetapi karena itu bagian dari ikatan sosial mereka bukan sekadar keinginan untuk ikut campur.

Selanjutnya Gajah. Mereka memiliki ingatan tajam, kemampuan berduka dan solidaritas tinggi terhadap sesama. Mereka bermigrasi dengan tertib, menjaga jalur hidup mereka sendiri dan tidak merusak habitat makhluk lain. Gajah tahu batas. Meski kuat, mereka tidak merasa berhak menguasai semua.

Hal serupa juga terlihat pada burung gagak dan gurita. Dua hewan dari dunia yang sangat berbeda, tapi sama-sama memiliki kecerdasan tinggi.

Gagak bisa membuat alat dan memahami konsep sebab-akibat, tapi mereka tak serta merta menyerobot sarang burung lain. Gurita bisa keluar dari labirin dan menyamar dengan cerdik, namun tetap menjaga jarak dari wilayah makhluk lain jika tidak terancam.

Semua contoh itu, menunjukkan satu hal penting, yakni “mereka tahu ruang mana yang menjadi hak mereka dan mana yang bukan”. Mereka tidak menginjak “lahan” lain, serta tak mencampuri hidup makhluk lain jika tak ada alasan untuk itu.

Berbeda dengan manusia. Di era yang serba canggih ini, kita justru sering lupa diri. Kita merasa berhak menilai pilihan hidup orang lain, ikut campur urusan pribadi yang bahkan tak menyentuh hidup kita.

Kita masuk ke “lahan” orang lain, baik secara fisik maupun emosional, tanpa diminta, tanpa izin, tanpa urgensi, atau dasar-dasar lainnya.

Padahal, di balik sikap seperti itu acapkali terselip keangkuhan, bukan kepedulian. Bukan ingin membantu, tapi ingin merasa lebih baik atau menonjol dari yang lain.

Dari jabaran tadi, kita sebagai manusia ini harusnya belajar tentang “cerdas saja tidak cukup”. Sebagai manusia yang derajatnya lebih tinggi, kita perlu “tahu batas”.

Kita harus sadar, bahwa tidak semua hal harus dikomentari. Tidak semua keputusan orang perlu ditanggapi. Dan tidak semua ruang itu bisa dan layak kita masuki.

Jika hewan-hewan cerdas pun tahu kapan harus menjaga jarak, mengapa kita yang merasa lebih unggul justru sering lupa?

Karena itu, mari renungkan satu prinsip sederhana namun esensial, yakni “Jika bukan ladangmu, jangan tanami. Jika bukan hidupmu, jangan campuri”.

Itu bukan hanya demi orang lain, tapi juga demi menjaga martabat kita sendiri sebagai manusia yang benar-benar bijak.

Sekian saya tutup tulisan ini. Maafkan segala kekurangan yang mewarnai tulisan ini. Karena kembali lagi, saya cuma manusia biasa jauh dari sempurna. (*)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • SMAN 1 Pangkalan Baru Ikut Pawai HUT RI ke-81, Usung Tema Budaya dan Pendidikan

    SMAN 1 Pangkalan Baru Ikut Pawai HUT RI ke-81, Usung Tema Budaya dan Pendidikan

    • calendar_month Jum, 28 Agu 2026
    • account_circle admin
    • visibility 57
    • 0Komentar

    SMAN 1 Pangkalan Baru Ikut Pawai HUT RI ke-81, Usung Tema Budaya dan Pendidikan DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Pawai HUT ke-81 Republik Indonesia di Kota Pangkalpinang menjadi momentum bagi SMAN 1 Pangkalan Baru untuk memperkenalkan kreativitas, sekaligus nilai-nilai pendidikan melalui penampilan para siswanya pada 26-27 Agustus 2026. Sekolah tersebut menurunkan dua tim andalan, yakni Tim Pasukan […]

  • Bunda PAUD Pangkalpinang Tegaskan Pentingnya Pembentukan Karakter Anak Sejak Dini

    Bunda PAUD Pangkalpinang Tegaskan Pentingnya Pembentukan Karakter Anak Sejak Dini

    • calendar_month Kam, 14 Nov 2024
    • account_circle
    • visibility 101
    • 0Komentar

    DOORSTOP.ID (PANGKALPINANG) — Bunda PAUD Kota Pangkalpinang, Yuniar Putia Rahma, berpartisipasi dalam acara sinkronisasi dan koordinasi program pembinaan kelembagaan PAUD bersama organisasi mitra di rumah residen wali kota, pada Rabu (13/11/2024). Di kesempatan itu, Yuniar menekankan pentingnya PAUD dalam membentuk karakter anak pada usia emas mereka. “PAUD ini penting untuk pembentukan karakter anak. Melalui PAUD, […]

  • SPPG City Hall Salurkan MBG Perdana di Empat Kelurahan, Begini Mekanismenya

    SPPG City Hall Salurkan MBG Perdana di Empat Kelurahan, Begini Mekanismenya

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 242
    • 0Komentar

    SPPG City Hall Salurkan MBG Perdana di Empat Kelurahan, Begini Mekanismenya Dengarkan Berita: DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Program penyaluran Makanan Bergizi Gratis (MBG) resmi dimulai oleh Satuan Pelayanan Pangan Gizi (SPPG) City Hall Kecamatan Bukit Intan. Penyaluran perdana ini menyasar empat kelurahan di wilayah kerja Puskesmas Air Itam, yakni Pasir Padi, Bacang, Sinar Bulan, dan Temberan. […]

  • PT Timah dan HNSI Bangka Pasang Atraktor Cumi, Boy Yandra: Langkah Nyata Jaga Laut

    PT Timah dan HNSI Bangka Pasang Atraktor Cumi, Boy Yandra: Langkah Nyata Jaga Laut

    • calendar_month Sel, 6 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 51
    • 0Komentar

    PT Timah dan HNSI Bangka Pasang Atraktor Cumi, Boy Yandra: Langkah Nyata Jaga Laut DOORSTOP.ID, BANGKA — Memperingati Hari Habitat Sedunia yang jatuh setiap 5 Oktober, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Bangka berkolaborasi dengan PT Timah Tbk menebar atraktor atau sarang cumi-cumi di perairan Pantai Rambak, Kelurahan Jelitik, Kabupaten Bangka pada Selasa pagi (6/10/2026). […]

  • Dukung Perayaan Natal Oikumene, PT Timah Serahkan Bantuan ke BKAG Se-Pulau Kundur

    Dukung Perayaan Natal Oikumene, PT Timah Serahkan Bantuan ke BKAG Se-Pulau Kundur

    • calendar_month Jum, 3 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 59
    • 0Komentar

    DOORSTOP.ID, KARIMUN — Sebagai bentuk kepedulian sosial dan keagamaan, PT Timah menyerahkan bantuan kepada panitia Badan Kerjasama Antar Gereja (BKAG) Se-Pulau Kundur untuk mendukung perayaan natal di daerah tersebut. Bantuan ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan, untuk mempererat harmonisasi sekaligus mendukung kegiatan keagamaan masyarakat. Bantuan ini diserahkan langsung oleh […]

  • Panaskan Mesin Politik 2026-2031, DPW PKB Babel Kantongi Calon Ketua DPC: Keputusan Akhir di Tangan Pusat

    Panaskan Mesin Politik 2026-2031, DPW PKB Babel Kantongi Calon Ketua DPC: Keputusan Akhir di Tangan Pusat

    • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Panaskan Mesin Politik 2026-2031, DPW PKB Babel Kantongi Calon Ketua DPC: Keputusan Akhir di Tangan Pusat ​DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Mesin politik Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kepulauan Bangka Belitung mulai dipanaskan secara serius. Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Babel resmi merampungkan agenda strategis pemetaan dan penjaringan calon pengurus, termasuk calon Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) […]

expand_less