Wagub Babel Apresiasi Kinerja Samsat Bangka Barat, Targetkan Rp 20 Miliar Selama Program Pemutihan
- account_circle admin
- calendar_month Sen, 26 Mei 2025
- visibility 80
- comment 0 komentar

Wagub Babel Apresiasi Kinerja Samsat Bangka Barat, Targetkan Rp 20 Miliar Selama Program Pemutihan
DOORSTOP.ID, BANGKA BARAT — Wakil Gubernur Bangka Belitung, Hellyana, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Samsat Bangka Barat, Senin (26/5/2025), untuk menerima laporan kinerja penerimaan pajak kendaraan bermotor. Kunjungan ini menjadi bagian dari evaluasi program pemutihan yang berlangsung sejak 1 Mei 2025.
Dalam pertemuan itu, Kepala Samsat Bangka Barat, Zanuar, melaporkan tren positif capaian penerimaan pajak di wilayahnya.
Ia menyebut, sejak dimulainya program pemutihan ini, respons masyarakat cukup baik dan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan.
“Mulai program pemutihan semenjak tanggal 1 Mei sampai dengan sekarang ada perbaikan dan progres baik. Kita menargetkan Rp 20 miliar, dengan rincian kurang lebih pajak PPN Rp 13,6 miliar dan PKB Rp 6,6 miliar,” ungkap Zanuar dalam rapat koordinasi bersama Wakil Gubernur di Mentok.
“Alhamdulillah, ini kita terus rajin dan optimis mensosialisasikan program pemerintah seperti Samsat Keliling. Hanya saja, tidak semua daerah memiliki antusias yang sama, ada beberapa wilayah harus kita jemput,” sambungnya.
Diakuinya, bahwa layanan Samsat Keliling menjadi andalan dalam menjangkau masyarakat di wilayah terpencil.
“Mobil layanan bergerak itu beroperasi setiap hari di lokasi yang berbeda, seperti Parit Tiga dan Jebus tiap Kamis, Tempilang dan Kelapa setiap Selasa, serta Simpang Teritip pada Senin dan Rabu,” jelasnya.
Namun, ia mengakui tidak semua titik memiliki respon yang sama.
“Hanya saja di Simpang Teritip antusiasnya kurang. Biaya operasionalnya terlalu besar tapi respons masyarakat rendah, apalagi wilayah seperti Desa Kundi yang jaraknya sangat jauh,” ungkapnya.
Menanggapi laporan tersebut, Hellyana menyampaikan apresiasi atas kerja keras tim Samsat Bangka Barat dalam meningkatkan layanan publik dan penerimaan daerah. Ia menekankan pada pentingnya strategi penjadwalan yang matang mengingat kondisi geografis Bangka Barat yang menantang.
“Kawan-kawan yang berada di tim Samsat Bangka Barat sudah sangat bekerja keras dengan segala hambatan dan keterbatasan. Senada dengan gambaran yang disampaikan tadi, bahwa Bangka Barat ini jarak antar wilayah sangat jauh, sehingga perlu penjadwalan matang,” kata Hellyana.
Menutup pertemuan itu, Hellyana mengingatkan agar seluruh tim bekerja sesuai target yang telah disepakati, demi mendukung program pembangunan yang dicanangkan Gubernur Hidayat Arsani.
“Dengan kerja bersama dan strategi yang tepat, kita optimis program pemutihan ini bisa mencapai target dan berdampak nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.
- Penulis: admin


