Breaking News
light_mode
Beranda » BANGKA BELITUNG » DPRD Babel Desak Pemerintah Pusat Evaluasi Total Tata Kelola Timah di Belitung

DPRD Babel Desak Pemerintah Pusat Evaluasi Total Tata Kelola Timah di Belitung

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 22 Jul 2026
  • visibility 65
  • comment 0 komentar

DPRD Babel Desak Pemerintah Pusat Evaluasi Total Tata Kelola Timah di Belitung

DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Edi Nasapta, mendesak Pemerintah Pusat segera mengevaluasi menyeluruh tata kelola sumber daya timah di Pulau Belitung. Momentum ini dinilai krusial menyusul karut-marut kondisi pertambangan lokal yang kian menekan perekonomian warga.

Edi menjelaskan, evaluasi wajib menyentuh pengelolaan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB), optimalisasi wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP), hingga percepatan pembangunan fasilitas pemurnian (smelter). Menurutnya, keterbatasan RKAB PT Timah memicu hulu masalah baru, yakni hasil produksi rakyat mandek dan gagal terserap pasar.

“Kondisi ini seharusnya dapat diantisipasi lebih awal melalui perencanaan produksi yang matang. Kesalahan dalam perencanaan tidak boleh berujung pada terhambatnya perputaran ekonomi masyarakat,” ujar Edi, Rabu (22/7/2026).

Mandeknya serapan hasil tambang ini memicu efek domino yang meluas. Penurunan daya beli masyarakat kini langsung memukul para pelaku usaha, penyedia jasa angkutan, hingga sektor UMKM di Belitung.

Selain isu RKAB, Edi juga menyoroti banyaknya wilayah IUP timah yang telantar dan tidak dimanfaatkan optimal. Negara dan daerah merugi karena lahan di dalam kawasan IUP tersebut terkunci, sehingga tidak bisa digunakan untuk pengembangan sektor ekonomi potensial lainnya.

“Tanah merupakan aset pembangunan yang dapat dimanfaatkan untuk investasi, perkebunan, pariwisata, kawasan industri maupun kegiatan produktif lainnya. Ketika suatu wilayah telah dikuasai melalui IUP tetapi tidak segera dioptimalkan, maka daerah kehilangan berbagai peluang pertumbuhan ekonomi yang seharusnya bisa tercipta,” kata Edi.

DPRD Babel pun menuntut PT Timah melakukan intensifikasi pengelolaan seluruh wilayah IUP lewat eksplorasi dan produksi yang terencana. Edi menegaskan, penguasaan wilayah yang luas harus sejalan dengan produktivitas serta manfaat nyata di lapangan.

Persoalan lain yang memicu ketegangan adalah ketimpangan harga bijih timah antara Pulau Bangka dan Pulau Belitung. Edi mengecam disparitas harga yang berkepanjangan ini jika kualitas mineral yang dijual sebenarnya setara.

“Prinsip keadilan dalam tata niaga harus menjadi perhatian seluruh pemangku kepentingan. Masyarakat Belitung berhak memperoleh harga yang adil,” tegasnya.

Lebih lanjut, Edi mengungkapkan bahwa pihaknya mendorong percepatan pembangunan smelter di Pulau Belitung. Keberadaan fasilitas pemurnian ini diyakini mampu memotong rantai distribusi, memangkas biaya logistik, membuka lapangan kerja baru, serta memperkuat posisi tawar penambang lokal.

Edi juga meminta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersikap tegas mencabut atau menata ulang wilayah IUP yang menganggur dan tidak memberi kontribusi bagi negara maupun warga.

“Apabila syarat-syarat hukum terpenuhi, kawasan tersebut dapat ditata kembali sesuai mekanisme yang berlaku agar dapat dikelola oleh pihak yang benar-benar memiliki kemampuan investasi, produksi, dan hilirisasi sehingga aset negara tidak menjadi lahan yang menganggur,” cetusnya.

Ia menekankan bahwa sumber daya alam tidak boleh hanya dikuasai di atas kertas atau secara administratif, tetapi wajib menghasilkan kemakmuran nyata bagi rakyat.

“DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan terus mendorong Pemerintah Pusat mencari solusi atas persoalan RKAB demi melindungi masyarakat. Namun langkah tersebut harus diiringi pembenahan tata kelola PT Timah, percepatan hilirisasi di Pulau Belitung, evaluasi efektivitas pemanfaatan IUP, serta terciptanya keadilan harga bagi masyarakat Belitung,” lanjut Edi.

Lebih lanjut, Edi mengingatkan agar paradigma pengelolaan timah di Bangka Belitung segera diubah. Fokus utama tidak boleh lagi sekadar penguasaan wilayah, melainkan pada produktivitas, pemerataan manfaat, dan peningkatan nilai tambah.

“Sudah saatnya paradigma pengelolaan timah diarahkan pada sebesar-besarnya kemakmuran masyarakat sebagaimana diamanatkan Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945,” pungkasnya.

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puasa Syawal: Kesempatan Emas Menuju Pahala Setahun Penuh

    Puasa Syawal: Kesempatan Emas Menuju Pahala Setahun Penuh

    • calendar_month Kam, 3 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Puasa Syawal: Kesempatan Emas Menuju Pahala Setahun Penuh DOORSTOP.ID — Setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadan, umat Islam dianjurkan untuk melanjutkan dengan puasa enam hari di bulan Syawal. Amalan ini bukan hanya sekadar ibadah tambahan, tetapi memiliki keutamaan yang luar biasa. Rasulullah ﷺ bersabda: “Barang siapa yang berpuasa Ramadan kemudian berpuasa enam hari di […]

  • Pengendalian Inflasi dan Pembangunan Rumah Jadi Fokus Pemkot Pangkalpinang di Rakor Kemendagri

    Pengendalian Inflasi dan Pembangunan Rumah Jadi Fokus Pemkot Pangkalpinang di Rakor Kemendagri

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Pengendalian Inflasi dan Pembangunan Rumah Jadi Fokus Pemkot Pangkalpinang di Rakor Kemendagri DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri RI, Senin (14/7/2025). Rapat dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti dari Smart Room Center (SRC) lantai 2 Kantor Wali Kota Pangkalpinang. Hadir […]

  • Transformasi Posyandu di Pangkalpinang: Fokus pada Kesejahteraan Masyarakat dan Penanganan Stunting

    Transformasi Posyandu di Pangkalpinang: Fokus pada Kesejahteraan Masyarakat dan Penanganan Stunting

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2024
    • account_circle
    • visibility 89
    • 0Komentar

    DOORSTOP.ID (PANGKALPINANG) — Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) menggelar pertemuan peningkatan kapasitas kelembagaan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (Posyandu) di Ruang Pertemuan OR Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Selasa (24/9/2024). Kegiatan bertema Transformasi Posyandu Sebagai Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan untuk Kesejahteraan Masyarakat dibuka langsung oleh Pj Wali Kota Pangkalpinang, Budi Utama. […]

  • Cegah Stunting, PT TIMAH Gandeng BKKBN Babel Perkuat Pengasuhan Anak di Bangka Barat

    Cegah Stunting, PT TIMAH Gandeng BKKBN Babel Perkuat Pengasuhan Anak di Bangka Barat

    • calendar_month Rab, 26 Agu 2026
    • account_circle admin
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Cegah Stunting, PT TIMAH Gandeng BKKBN Babel Perkuat Pengasuhan Anak di Bangka Barat DOORSTOP.ID, BANGKA BARAT — Upaya mencegah stunting dan memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal terus dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor. PT TIMAH (Persero) Tbk bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, […]

  • KAI Logistik Raih Penghargaan Sector Champion Logistik pada Danantara Indonesia CX100 Award 2026

    KAI Logistik Raih Penghargaan Sector Champion Logistik pada Danantara Indonesia CX100 Award 2026

    • calendar_month Jum, 16 Okt 2026
    • account_circle Vritimes
    • visibility 30
    • 0Komentar

    DOORSTOP.id, Jakarta – KAI Logistik berhasil menjadi salah 1 dari 8 BUMN yang mendapatkan sector champion, di mana KAI Logistik memperoleh sector champion kategori Logistik dalam ajang Danantara Indonesia CX100 Award 2026. Penghargaan tersebut diserahkan pada acara yang berlangsung di Auditorium Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Selasa (13/10). Selain meraih predikat terbaik di sektor logistik, KAI Logistik […]

  • Tragis! Bocah SD Diduga Jadi Korban Bullying, Meninggal Setelah Dirawat 3 Hari

    Tragis! Bocah SD Diduga Jadi Korban Bullying, Meninggal Setelah Dirawat 3 Hari

    • calendar_month Ming, 27 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Tragis! Bocah SD Diduga Jadi Korban Bullying, Meninggal Setelah Dirawat 3 Hari DOORSTOP.ID, TOBOALI — Duka mendalam menyelimuti keluarga bocah laki-laki berinisial ZH (10), siswa kelas 5 SD di salah satu desa di Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan. Ia mengembuskan napas terakhir di RSUD setempat, pada Minggu (27/7/2025) pagi, setelah tiga hari menjalani perawatan intensif […]

expand_less