Breaking News
light_mode
Beranda » BANGKA BELITUNG » Heboh Uang Perpisahan Rp 500 Ribu di SDN 48, Kepsek: Itu Bukan Pungli, Murni Tabungan Siswa

Heboh Uang Perpisahan Rp 500 Ribu di SDN 48, Kepsek: Itu Bukan Pungli, Murni Tabungan Siswa

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
  • visibility 176
  • comment 0 komentar

Heboh Uang Perpisahan Rp 500 Ribu di SDN 48, Kepsek: Itu Bukan Pungli, Murni Tabungan Siswa

DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 48 Pangkalpinang, Tinah, angkat bicara terkait isu yang beredar mengenai adanya uang perpisahan sebesar Rp 500ribu di sekolah yang dipimpinnya.

Ia menegaskan, bahwa tabungan tersebut bukanlah pungutan liar (pungli) ataupun tabungan untuk acara perpisahan sekolah. Menurutnya, tabungan tersebut merupakan tabungan siswa.

Yang nantinya jika sudah terkumpul berapapun nominal totalnya, lanjut Tinah, uang tersebut akan dikembalikan lagi ke masing-masing siswa saat akhir tahun ajaran.

“Itu yang Rp 500ribu, bukan pungli, bukan juga tabungan untuk acara perpisahan sekolah. Tapi itu tabungan siswa,” terang Tinah saat ditemui di SDN 48 Pangkalpinang, Jumat (16/5/2025) pagi.

Lebih lanjut, Tinah menjelaskan, bahwa sebelumnya pihaknya memang pernah memfasilitasi rapat bersama wali murid, guna membahas soal tabungan dan acara perpisahan siswa.

Namun, lanjut Tinah, segala keputusan, termasuk berapa besaran tabungan ataupun cicilannya, semuanya kami kembalikan ke kesepakatan wali murid yang tergabung di paguyuban kelas.

Tinah menegaskan, saat rapat bersama wali murid dan komite sekolah, pihaknya telah menekankan bahwa tabungan tersebut jangan sampai menjadi beban bagi siswa, maupun wali murid.

“Tabungan siswa itu sifatnya sukarela, sistemnya dicicil tanpa paksaan. Nilainya terserah, siswa itu mau menabung berapapun, tetap harus diterima dan dicatat serapi dan serinci mungkin,” terangnya.

“Kami selaku pihak sekolah juga tidak pernah mewajibkan, apalagi mematok besarannya harus berapa setiap kali siswa itu menabung. Lagipula menabung itukan hal yang positif,” imbuhnya.

Saat ditanya terkait tabungan perpisahan, Tinah menerangkan bahwa itu merupakan kesepakatan wali murid kelas enam. Wali murid yang tergabung di paguyuban kelas, lanjut Tinah, ada membentuk panitia penyelenggara untuk acara perpisahan tersebut.

“Yang kami ketahui, untuk acara perpisahan itu Rp 100ribu, bukan Rp 500ribu. Itu juga sukarela, tidak dipaksakan. Dan soal acara perpisahan berikut dananya, itu kesepakatan para wali murid kelas enam. Mereka ada membentuk panitia dan ketua panitianya ada di sini,” terangnya.

“Tentunya soal acara perpisahan, kami tetap mengacu dan patuh pada edaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI yang sudah ada,” tegasnya.

Di kesempatan yang sama, Bendahara Komite SDN 48 Pangkalpinang, Nining, menyampaikan hal senada dengan Tinah. Menurutnya, uang senilai Rp 500ribu itu, adalah tabungan siswa.

“Jadi yang Rp 500 ribu itu, adalah tabungan siswa. Berapapun yang terkumpul, semuanya akan kami kembalikan ke siswa itu sendiri, saat akhir tahun ajaran,” terang Nining.

“Hal ini, sudah disepakati wali murid. Uangnya, dikumpulkan di saya, selaku bendahara komite sekolah, bukan ke wali kelas,” jelasnya.

Ditanya soal perpisahan, Nining membenarkan dan mengetahui bahwa wali murid kelas enam membentuk panitia penyelenggara acara perpisahan. Namun, lanjut Nining, soal kepanitiaan dan pelaksanaan acara perpisahan, akan dijelaskan oleh Ketua Panitia.

“Soal perpisahan, nanti akan dijelaskan oleh Ibu Yesi, selaku Ketua Panitia acaranya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Perpisahan, Yesi, menerangkan bahwa pihaknya bersama wali murid kelas enam SDN 48 Pangkalpinang, sebelumnya sudah sepakat akan menyelenggarakan acara perpisahan sekolah.

“Terkait acara perpisahan sekolah, memang para wali murid kelas enam, sudah sepakat untuk menyelenggarakan acara (perpisahan sekolah-red). Kebetulan saya dipercaya sebagai Ketua Panitia acaranya,” terang Yesi.

“Menyoal uang Rp 100ribu untuk acara perpisahan, itu juga sudah disetujui para wali murid kelas enam. Untuk sistemnya, semua anak kelas enam dikenakan biaya sebesar Rp 100ribu per siswa,” tambahnya.

Namun, kata Yesi melanjutkan, agar wali murid tidak merasa keberatan, maka bagi siswa yang tidak mampu, uang Rp 100ribu itu dapat dibayarkan dengan cara mencicil dan kami kasih tenggang waktu.

“Apabila merasa kesulitan, berapapun yang mereka (wali murid-red) sanggup bayar, itulah yang kami terima, agar tidak membebani mereka. Bisa dikatakan kami melakukan subsidi silang, agar semua murid dapat melaksanakan acara perpisahan bersama,” jelasnya.

“Acara perpisahan itu, kami sudah rencanakan untuk diselenggarakan di sekolah, konsepnya dibuat sesederhana mungkin, dengan melibatkan seluruh warga sekolah dan diketahui seluruh pihak yang terkait,” imbuhnya.

Namun, kata Yesi melanjutkan, lantaran muncul keberatan, maka kami putuskan untuk membatalkan pelaksanaan acara perpisahan tersebut.

“Kaget juga kalau nominal untuk acara perpisahan ini disebut Rp 500ribu, padahal, cuma Rp 100ribu. Maka dari itu, agar tidak terjadi permasalahan, maka kami putuskan acara perpisahan ini batal diselenggarakan,” jelasnya.

“Tadi kami juga sudah bersepakat dengan pihak sekolah, cukup diadakan saja pembagian raport dan Surat Keterangan Lulus (SKL),” tambahnya.

Yesi menegaskan, keputusan tersebut diambil demi menjaga kenyamanan semua pihak dan nama baik sekolah.

“Dana yang sudah terkumpul akan kami kembalikan sepenuhnya kepada siswa. Kami tidak ingin pihak sekolah mendapat cap negatif akibat persoalan ini,” tutupnya.

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT TIMAH Salurkan Bantuan Kesehatan dan Perlengkapan Sekolah Pascakebakaran di Dusun Serdang

    PT TIMAH Salurkan Bantuan Kesehatan dan Perlengkapan Sekolah Pascakebakaran di Dusun Serdang

    • calendar_month Jum, 16 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 36
    • 0Komentar

    PT TIMAH Salurkan Bantuan Kesehatan dan Perlengkapan Sekolah Pascakebakaran di Dusun Serdang DOORSTOP.ID, BANGKA SELATAN — Upaya pemulihan warga terdampak kebakaran di Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kabupaten Bangka Selatan, terus dilakukan. PT TIMAH (Persero) Tbk melalui tim Emergency Response Group (ERG) turun membantu masyarakat terdampak bencana pada Kamis (15/10/2026). Berkolaborasi dengan Pemerintah daerah dan […]

  • Pemkot Pangkalpinang Luncurkan Stimulus, Aplikasi Sistem Informasi Pengumuman Kelulusan SD dan SMP Secara Online

    Pemkot Pangkalpinang Luncurkan Stimulus, Aplikasi Sistem Informasi Pengumuman Kelulusan SD dan SMP Secara Online

    • calendar_month Sel, 2 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Pemkot Pangkalpinang Luncurkan Stimulus, Aplikasi Sistem Informasi Pengumuman Kelulusan SD dan SMP Secara Online DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, meluncurkan Aplikasi Sistem Informasi Pengumuman Kelulusan atau Stimulus guna melihat pengumuman hasil ujian siswa jenjang SD maupun SMP secara online. Hal demikian diungkapkan Wali Kota Pangkalpinang Saparudin Masyarif (Prof […]

  • Zeki Yamani Ajak Warga Pahami Aturan Tambang Lewat Sosialisasi Perda Nomor 07 tahun 2014

    Zeki Yamani Ajak Warga Pahami Aturan Tambang Lewat Sosialisasi Perda Nomor 07 tahun 2014

    • calendar_month Sab, 24 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Zeki Yamani Ajak Warga Pahami Aturan Tambang Lewat Sosialisasi Perda Nomor 07 tahun 2014 DOORSTOP.ID, PANGKALAN BARU — Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dari Fraksi Partai Demokrat, Zeki Yamani, menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 07 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Pertambangan Mineral di Jalan Raya Koba, Kompleks Pergudangan depan PLN, Pangkalan Baru, […]

  • Belum Kapok, Residivis di Toboali Kembali Diringkus Polisi Usai Gasak Perkakas Tukang Bangunan

    Belum Kapok, Residivis di Toboali Kembali Diringkus Polisi Usai Gasak Perkakas Tukang Bangunan

    • calendar_month Sel, 8 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Belum Kapok, Residivis di Toboali Kembali Diringkus Polisi Usai Gasak Perkakas Tukang Bangunan DOORSTOP.ID, TOBOALI — YA alias Nanda (31), pria asal Toboali Kabupaten Bangka Selatan (Basel) yang merupakan seorang residivis, kembali diringkus Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Basel setelah terbukti mencuri alat-alat perkakas milik pekerja bangunan, Selasa pagi (8/9/2026). Polisi menangkap pelaku tanpa […]

  • Presiden Prabowo Tegaskan Perangi Kemiskinan dengan Pendekatan Holistik

    Presiden Prabowo Tegaskan Perangi Kemiskinan dengan Pendekatan Holistik

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Presiden Prabowo Tegaskan Perangi Kemiskinan dengan Pendekatan Holistik DOORSTOP.ID, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintahannya berkomitmen untuk memerangi kemiskinan melalui pendekatan holistik. Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidato kenegaraannya pada Sidang Tahunan MPR-RI, serta Sidang Bersama DPR-RI dan DPD-RI di Gedung Nusantara, Jakarta, Presiden Prabowo menyampaikan salah satu langkah strategis pemerintah yakni dengan […]

  • Tiket Laga Indonesia vs China Hampir Habis, PSSI Buka Penjualan Kloter Kedua Hari ini

    Tiket Laga Indonesia vs China Hampir Habis, PSSI Buka Penjualan Kloter Kedua Hari ini

    • calendar_month Sen, 19 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Tiket Laga Indonesia vs China Hampir Habis, PSSI Buka Penjualan Kloter Kedua Hari ini DOORSTOP.ID, JAKARTA — Antusiasme suporter Timnas Indonesia kembali membeludak jelang laga krusial kontra China pada putaran ketiga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026. PSSI mencatat, 80 persen dari total 70 ribu tiket pertandingan yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung […]

expand_less