Hidayat Arsani Sampaikan Duka Mendalam, Janji Kunjungi Keluarga Korban Perundungan di Toboali
- account_circle admin
- calendar_month Sen, 28 Jul 2025
- visibility 320
- comment 0 komentar

Hidayat Arsani Sampaikan Duka Mendalam, Janji Kunjungi Keluarga Korban Perundungan di Toboali
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya siswa SD Negeri 22 Rias, Kecamatan Toboali, yang diduga menjadi korban perundungan. Pernyataan itu ia sampaikan usai menghadiri rapat paripurna DPRD Babel di Pangkalpinang, Senin (28/7/2025).
“Ya, kami sebagai pemerintah dan anggota dewan juga turut berdukacita. Turut berdukacita yang sedalam-dalamnya. Semoga arwah almarhum bisa diterima di sisi Allah,” ucap Hidayat terharu.
Ia menilai peristiwa ini sebagai musibah berat, khususnya bagi orang tua dan keluarga korban. Dirinya juga menyatakan akan berkunjung langsung ke rumah duka dalam waktu dekat sebagai bentuk empati sekaligus dukungan moril.
“Ini cobaan berat bagi para orang tua. Dan saya juga akan berkunjung ke sana nanti,” tambahnya.
Sebelumnya diberitakan, seorang siswa berinisial ZH (10), pelajar kelas V SD Negeri 22 Rias, meninggal dunia di RSUD Bangka Selatan pada Minggu pagi kemarin.
Korban sempat menjalani perawatan selama tiga hari akibat muntah-muntah sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir. Dari pengakuan korban kepada neneknya, diketahui bahwa ia menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah teman sekelasnya.
“Anak ini muntah-muntah dan dirawat di RSUD sudah tiga hari lalu, baru pagi tadi meninggalnya. Kepada neneknya ia baru mengaku dikeroyok teman-teman sekolahnya,” ungkap Doni, paman korban.
Pihak keluarga, kata Doni, sangat terpukul dan tidak menerima kejadian ini. Ia juga mempertanyakan tanggung jawab pihak sekolah.
“Kami sebagai keluarga tidak terima dengan kejadian ini. Sekolahnya juga bagaimana bisa tidak mengetahui korban sudah parah dirundung seperti ini,” kata Doni.
Menurutnya, korban mengalami sejumlah luka di bagian kepala dan perut yang diduga akibat kekerasan fisik. Ia juga menyebutkan adanya saksi mata dari teman korban yang melihat langsung aksi kekerasan tersebut.
“Korban mengalami sejumlah luka di bagian kepala dan perutnya diduga dipukul. Saya juga menyampaikan pesan kepada Pak Bupati Basel agar ada tindak lanjut dari peristiwa ini,” tandasnya.
- Penulis: admin


