Intervensi dari Pimpinan Bawaslu Pangkalpinang Diduga jadi Penyebab Panwascam Girimaya Serempak Undur Diri
- account_circle admin
- calendar_month Jum, 22 Agu 2025
- visibility 230
- comment 0 komentar

Intervensi dari Pimpinan Bawaslu Pangkalpinang Diduga jadi Penyebab Panwascam Girimaya Serempak Undur Diri
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Adanya intervensi dari pimpinan Bawaslu Kota Pangkalpinang, diduga jadi penyebab mundurnya seluruh Panwascam Girimaya secara serentak.
Dugaan intervensi itu muncul, setelah Panwascam Girimaya menindaklanjuti pelanggaran pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK), milik Paslon Walikota dan Wakil Walikota Pangkalpinang nomor urut 3, Udin–Dessy, pada Rabu (20/8/2025) lalu.
Yang mana, Relawan Paslon Udin–Dessy, disebut-sebut memasang APK di luar zona kampanye, di Kecamatan Girimaya, Pangkalpinang.
Ketua Panwascam Girimaya, Sarimin, saat diwawancarai soal pengunduran dirinya beserta dua anggotanya, di kantor Panwascam Girimaya, Kamis (21/8/2025), hanya mampu menampakkan ekspresi tertekan, seolah menanggung beban berat.
Sarimin hanya mampu mengeluarkan pernyataan normatif dari mulutnya.
Tak banyak kata, Sarimin hanya menyampaikan, bahwa pihaknya telah menyampaikan surat pengunduran diri kepada pimpinan Bawaslu Kota Pangkalpinang.
“Iya, sudah kami sampaikan (Surat Pengunduran Diri-red) ke pimpinan Bawaslu tadi pagi,” kata Sarimin.
Saat kembali ditanya dengan pertanyaan yang sama dihadapan Ketua Bawaslu Pangkalpinang, Imam Ghozali, mulut Sarimin seolah makin terkunci rapat.
Bak ditekan oleh kekuatan amat besar, Sarimin berulang kali hanya mampu melontarkan jawaban normatif, yang tak jauh berbeda dari jawaban sebelumnya.
“Semuanya sudah saya sampaikan ke pimpinan Bawaslu,” ucap Sarimin.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Pangkalpinang, Imam Ghazali, mencoba mengurai akar permasalahan.
Imam menerangkan, bahwa persoalan mundurnya seluruh Panwascam Girimaya secara kolektif, bermula dari ulah pihak Paslon Udin–Dessy yang tidak terima, lantaran mendapat teguran dari Panwascam Girimaya yang sedang bertugas.
Namun, saat ditanya perihal dugaan intervensi dari Bawaslu, terkait permintaan maaf dari Panwascam Girimaya ke salah satu Parpol pengusung Paslon Udin-Dessy, Imam seolah berkelit. Ia kembali mengulangi alasan sebelumnya.
“Iya ada intervensi relawan Paslon 03,” terangnya.
Pihak paslon lainnya, yang saat itu berada di Sekretariat Panwascam Girimaya, kompak memberikan bantahan atas jawaban Imam tersebut.
Bantahan itu muncul, karena mereka (pihak paslon lainnya-red) diduga kuat sudah mengetahui alasan sebenarnya, dibalik mundurnya seluruh Panwascam Girimaya secara serentak.
Sebelumnya, berhembus kabar bahwa pengunduran diri seluruh anggota Panwascam Girimaya, dilatarbelakangi adanya dugaan intervensi dari pihak Bawaslu kota Pangkalpinang.
Sebabnya, gara-gara Panwascam Girimaya, menindak kegiatan dari Relawan Paslon Udin–Dessy, yang diduga melakukan kegiatan di luar jadwal kampanye.
Ironisnya, bukan mendapat apresiasi karena telah melakukan tugas dengan baik, tindakan yang dilakukan oleh Panwascam Girimaya, malah memunculkan persoalan susulan.
Yang mana, Panwascam Girimaya diduga dipaksa untuk meminta maaf ke salah satu parpol pengusung paslon Udin–Dessy. (red)
- Penulis: admin


