Wali Kota Pangkalpinang Jadi Orang Pertama yang Didata Sensus Ekonomi 2026
- account_circle admin
- calendar_month Sen, 15 Jun 2026
- visibility 107
- comment 0 komentar

Wali Kota Pangkalpinang Jadi Orang Pertama yang Didata Sensus Ekonomi 2026
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin Masyarif, menjadi orang pertama yang menjalani pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Rumah Dinas Residen Wali Kota pada Senin pagi (15/6/2026).
Usai pendataan, Saparudin menjelaskan bahwa petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pangkalpinang datang untuk memulai tahapan awal program nasional tersebut.
“Pagi ini kita kedatangan petugas dari BPS Kota Pangkalpinang untuk melaksanakan pendataan sensus ekonomi Kota Pangalpinang tahun 2026,” ujarnya kepada wartawan.
Dalam proses sensus itu, petugas mengumpulkan berbagai informasi mendasar terkait kondisi rumah tangga kepala daerah.
“Kami telah diminta untuk menyampaikan data-data terkait dengan data kondisi sosial ekonomi. Kebetulan karena saya tinggal di rumah Dinas, jadi kondisi sosial ekonomi yang sekarang,” kata Saparudin.
Saparudin menegaskan bahwa sensus kali ini menyasar seluruh warga secara menyeluruh dengan sistem dari rumah ke rumah (door-to-door) berbasis Kartu Keluarga (KK), termasuk para pelaku usaha. Data yang dikumpulkan meliputi informasi keluarga, jenis pekerjaan, hingga detail usaha yang sedang dijalankan.
Oleh karena itu, ia meminta seluruh lapisan masyarakat untuk menyambut baik kedatangan petugas dan memberikan informasi yang valid selama masa pendataan yang berlangsung beberapa bulan ke depan.
“Ya, jadi kepada masyarakat Pangalpinang selama beberapa bulan ini, nanti warga akan didatangi oleh petugas sensus ekonomi dan meminta data-data, keterangan-keterangan dari warga terkait dengan kondisi sosial ekonominya,” tutur Saparudin.
Ia juga mengingatkan warga agar tidak perlu ragu terhadap keamanan informasi yang mereka berikan.
“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk memberikan data-data yang benar. BPS menjamin data-data itu merupakan data yang rahasia, selain masyarakat juga kepada pelaku usaha,” tambahnya.
Menurutnya, hasil akhir dari rangkaian sensus ini sangat krusial bagi masa depan daerah. BPS akan menggunakan data tersebut untuk memotret kondisi riil sosial ekonomi di Kota Pangkalpinang secara umum. Potret inilah yang nantinya menjadi acuan utama jajaran pemerintah kota dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.
“Tentunya dengan kondisi sosial ekonomi itu juga menjadi bahan dari pemerintah kota untuk menyusun program, menyusun kegiatan-kegiatan di masa yang akan datang,” jelasnya.
Lebih lanjut, Wali Kota Pangkalpinang turut memberikan apresiasi dan doa bagi para petugas lapangan yang mengemban tugas berat ini.
“Harapannya pada petugas dapat melaksanakan tugas yang baik, mereka diberi kesehatan tentunya, karena mereka akan datang ke semua keluarga, karena ini basisnya KK. Jadi semua yang memiliki KK akan didatangi dan akan didata,” pungkasnya. (Hr)
- Penulis: admin


