Breaking News
light_mode
Beranda » ARTIKEL » OPINI » Di Balik Ledakan Tulisan AI, Tragedi Intelektual Abad Digital

Di Balik Ledakan Tulisan AI, Tragedi Intelektual Abad Digital

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 11 Okt 2025
  • visibility 117
  • comment 0 komentar

Di Balik Ledakan Tulisan AI, Tragedi Intelektual Abad Digital

Oleh: Dosen Fakultas Sains dan Informatika Universitas Pertiba, Aditya Ahmad Fauzi, S.Kom., M.Kom.

Dalam beberapa tahun terakhir, kecerdasan buatan (AI) telah menjadi alat bantu yang luar biasa dalam banyak bidang mulai dari riset, bisnis, hingga pendidikan. Namun di balik kecanggihannya, saya justru merasa resah dengan satu fenomena yang kini semakin marak, dan menjamurnya tulisan opini di media online yang seolah-olah ditulis oleh “praktisi” atau “akademisi”, padahal isinya hanyalah hasil salinan dari AI.

Fenomena ini muncul begitu cepat seiring kemudahan akses terhadap teknologi AI seperti ChatGPT, Gemini, atau Copilot dan lain-lain. Dalam hitungan menit, seseorang bisa menghasilkan tulisan yang tampak rapi, lengkap dengan kata pengantar akademis dan kesimpulan moral yang menggugah.

Tetapi, di balik susunan kalimat yang indah itu, sering kali tidak ada riset nyata, tidak ada pengalaman lapangan, dan tidak ada data yang bisa dipertanggungjawabkan. Yang ada hanyalah teks buatan mesin yang diambil bulat-bulat tanpa adanya refleksi, dan tanpa sentuhan dari nurani manusia.

Sebagai pembaca, kita mungkin tidak langsung menyadari perbedaannya. Tulisan hasil AI memang tampak meyakinkan di permukaan. Namun bagi mereka yang terbiasa membaca karya ilmiah atau opini yang berbasis pengalaman empiris, ada sesuatu yang hampa di sana.

Tidak ada kedalaman analisis, tidak ada konteks lokal, dan sering kali tidak ada empati terhadap persoalan yang dibahas. Lebih ironis lagi, sebagian penulis bahkan mencantumkan gelar akademik atau jabatan profesional untuk memberi kesan kredibilitas, padahal substansi tulisannya tidak lebih dari hasil “copy paste” dari mesin.

Jika dibiarkan, hal ini bisa menurunkan standar intelektual publik. Ruang opini yang seharusnya menjadi tempat refleksi dan pertukaran gagasan justru berubah menjadi etalase narsistik, tempat orang berlomba menunjukkan siapa paling cepat menulis, bukan siapa paling dalam berpikir.

Sebagai contoh, berikut ini artikel dan tulisan opini yang menangani isu AI secara serius, menunjukkan bagaimana media-media opini di Indonesia merespons fenomena ini. Saya catat bahwa sejauh ini tidak ada kasus publik yang menyatakan secara eksplisit bahwa suatu opini berasal 100% dari AI, tapi sudah banyak tulisan yang menyinggung masalah penggunaan AI, dampak, dan bahaya jika tidak dikontrol.

Judul/Media: “AI generatif dan moralitas publik” (Kompas). Inti Opini/Reaksi terhadap AI: Menunjukkan bahwa AI bisa menghasilkan pandangan populer atau dominan, tapi belum tentu sahih, teks AI bergantung pada kumpulan data yang punya bias. (Kompas). Aspek yang Ditekankan: Keaslian perspektif, risiko bias, pentingnya analisis manual & verifikasi konteks lokal.

Judul/Media: “Media Massa dalam Jeratan AI. Antara Harapan dan Ancaman” (Bangbara). Inti Opini/Reaksi terhadap AI: Media melihat AI sebagai penyelamat dalam produksi konten, tapi bahaya muncul ketika kualitas & otoritas isi tergerus. (Bangbara). Aspek yang Ditekankan: Volume konten vs kredibilitas, kualitas vs kecepatan, dan peran editor/kurator manusia.

Jurnal/Media: “Menjaga Naluri Akademik di Tengah Keberadaan ChatGPT” (Harianjogja.com). Inti Opini/Reaksi terhadap AI: Akademisi perlu tetap menjaga rasa keingintahuan, keaslian ide, dan tidak menyerahkan semuanya ke AI. (Harianjogja.com). Aspek yang Ditekankan: Tanggung jawab akademik, integritas penelitian/opini, pemanfaatan AI sebagai alat bantu bukan pengganti.

Jurnal/Media: “Jurnalisme dan Kecerdasan Buatan” (Kompas). Inti Opini/Reaksi terhadap AI: Menekankan kejujuran publik jika AI digunakan, serta bahwa ada proses jurnalistik yang harus dipenuhi. (Kompas). Aspek yang Ditekankan: Transparansi, prosedur jurnalistik, membedakan antara konten “berbasis fakta & verifikasi” dan konten “langsung hasil AI + prompt”.

Walaupun contoh-contoh di atas tidak menyatakan dengan jelas “ini tulisan sepenuhnya menggunakan AI,” tapi mereka menunjukkan bahwa banyak pihak sudah menyadari risiko dan mulai mengajukan standar, etika, dan kontrol.

Saya tidak menolak penggunaan AI, sama sekali tidak. AI adalah alat yang luar biasa, akan tetapi AI tetaplah alat. Tanggung jawab moral dan intelektual tetap berada pada manusia yang menggunakannya. Gunakanlah AI untuk memperkuat argumen, bukan menggantikannya untuk membantu menata bahasa, bukan menggantikan proses berpikir kritis.

Menulis opini seharusnya lahir dari pergulatan batin dan pemikiran pribadi. Tulisan yang baik tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menyampaikan kejujuran intelektual. Kita bisa memanfaatkan AI sebagai rekan kerja, namun hasil akhirnya tetap harus melewati saringan akal sehat dan nurani.

Kita membutuhkan lebih banyak penulis yang menulis dengan kesadaran, bukan sekadar kecepatan. Dunia digital sudah cukup bising dengan informasi palsu dan opini dangkal. Jangan biarkan mesin mengambil alih ruang refleksi manusia. Mari menulis kembali dengan pikiran yang jernih, tangan yang bekerja, dan hati yang bertanggung jawab.

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • DLH Pangkalpinang Catat Lonjakan Sampah Pasca-Iduladha

    DLH Pangkalpinang Catat Lonjakan Sampah Pasca-Iduladha

    • calendar_month Jum, 29 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 119
    • 0Komentar

    DLH Pangkalpinang Catat Lonjakan Sampah Pasca-Iduladha DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pangkalpinang mencatat adanya tren kenaikan volume sampah pasca-perayaan Iduladha. Konsumsi rumah tangga yang tinggi selama persiapan lebaran hingga aktivitas pemotongan hewan kurban menjadi pemicu utama lonjakan tersebut. “Yang pasti meningkat karena memang konsumsi masyarakat pasti bertambah. Mulai dari persiapan lebaran, terus pemotongan […]

  • Dukung Sektor Pertanian Belitung Timur, PT Timah Serahkan Bantuan untuk Kelompok Bina Tani

    Dukung Sektor Pertanian Belitung Timur, PT Timah Serahkan Bantuan untuk Kelompok Bina Tani

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Dukung Sektor Pertanian Belitung Timur, PT Timah Serahkan Bantuan untuk Kelompok Bina Tani DOORSTOP.ID, BELITUNG — PT Timah Tbk terus berkomitmen untuk mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan di wilayah operasional perusahaan. Salah satu upaya yang dilakukan dengan meningkatkan sarana dan prasarana kelompok tani. Melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) PT Timah menyerahkan bantuan […]

  • Syarli Nopriansyah Jadi Plh Sekda Pangkalpinang, Areng Permana Sampaikan Selamat dan Harapan

    Syarli Nopriansyah Jadi Plh Sekda Pangkalpinang, Areng Permana Sampaikan Selamat dan Harapan

    • calendar_month Jum, 16 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Syarli Nopriansyah Jadi Plh Sekda Pangkalpinang, Areng Permana Sampaikan Selamat dan Harapan DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Areng Permana CEO Walikopi Networking, menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Syarli Nopriansyah, yang dipercaya mengemban amanah sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pangkalpinang. Selain menjalankan tugas sebagai Plh Sekda, Syarli saat ini juga menjabat sebagai Kepala Dinas […]

  • Dorong Promosi Wisata, Pemkot Pangkalpinang Hadirkan Artis Ayu Azhari di Festival Pasir Padi 6

    Dorong Promosi Wisata, Pemkot Pangkalpinang Hadirkan Artis Ayu Azhari di Festival Pasir Padi 6

    • calendar_month Jum, 30 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Dorong Promosi Wisata, Pemkot Pangkalpinang Hadirkan Artis Ayu Azhari di Festival Pasir Padi 6 Audio berita:   DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang, terus melakukan berbagai upaya dalam rangka mendorong promosi dunia pariwisata setempat. Salah satu upaya yang dilakukan, yakni mendatangkan artis nasional Ayu Azhari, ke event tahunan bertajuk Festival Pasir Padi ke 6, […]

  • RSUD Depati Hamzah Gandeng Kemenag Babel, Hadirkan Layanan Kesehatan Holistik Jiwa dan Raga

    RSUD Depati Hamzah Gandeng Kemenag Babel, Hadirkan Layanan Kesehatan Holistik Jiwa dan Raga

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 152
    • 0Komentar

    RSUD Depati Hamzah Gandeng Kemenag Babel, Hadirkan Layanan Kesehatan Holistik Jiwa dan Raga DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang resmi menjalin kerja sama dengan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Kemenag Babel) untuk memperkuat layanan kesehatan yang tidak hanya menyentuh fisik, tetapi juga spiritual pasien. Direktur RSUD Depati Hamzah, dr. Della […]

  • Kolaborasi PT Timah dan Nelayan Batu Kemiri, Tenggelamkan 73 Rumpon di Laut Menuang Demi Ekosistem yang Keberlanjutan

    Kolaborasi PT Timah dan Nelayan Batu Kemiri, Tenggelamkan 73 Rumpon di Laut Menuang Demi Ekosistem yang Keberlanjutan

    • calendar_month Rab, 18 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 81
    • 0Komentar

    DOORSTOP.ID, BANGKA TENGAH — Untuk menjaga ekosistem pesisir dan meningkatkan hasil tangkapan nelayan, PT Timah Tbk menenggelamkan rumpon di Perairan Laut Menuang, Kabupaten Bangka Tengah, pada Rabu (18/12/2024). PT Timah berkolaborasi dengan Kelompok Nelayan Batu Kemiri dari Desa Baskara Bakti, untuk menenggelamkan sebanyak 73 rumpon ikan di dua titik perairan laut Menuang tersebut. Rumpon yang […]

expand_less