Breaking News
light_mode
Beranda » BERITA » Nuklir Jadi Pilar Transisi Energi Indonesia hingga 2060 dan Penggerak Industrialisasi Nasional

Nuklir Jadi Pilar Transisi Energi Indonesia hingga 2060 dan Penggerak Industrialisasi Nasional

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 19 Jun 2026
  • visibility 60
  • comment 0 komentar

Nuklir Dinilai Mampu Perkuat Ketahanan Energi

DOORSTOP.ID, TANGERANG SELATAN – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menegaskan bahwa energi nuklir beremisi karbon rendah dan berdensitas (kepadatan massa;red) energi tinggi berpotensi menjadi penopang transisi energi Indonesia.

Hal itu memenuhi kebutuhan listrik yang diproyeksikan meningkat hingga 2060, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan penggerak industrialisasi nasional.

Kepala Pusat Riset Teknologi Reaktor Nuklir (PRTRN) BRIN, Topan Setiadipura, menjelaskan bahwa energi nuklir memiliki peran strategis dalam mendukung transisi energi Indonesia dan memenuhi kebutuhan listrik nasional yang diproyeksikan meningkat hingga 2060.

“Dengan emisi karbon rendah dan densitas energi tinggi, nuklir dinilai mampu memperkuat ketahanan energi, mendukung pertumbuhan ekonomi, dan industrialisasi,” terangnya, saat menyampaikan paparan berjudul “Mencari Jalan Pecah Telor PLTN: Gerbang Menuju Industrialisasi Energi Baru Nasional” bertajuk “Strengthening the Manufacturing and Industrial Ecosystem of Nuclear Power Plant Component Systems Towards a Sustainable National Nuclear Supply Chain” di Gedung 720 KST. BJ. Habibie Serpong, Rabu (3/6/2026).

Lebih jauh, Topan menjelaskan bahwa kebutuhan listrik pada 2060 diperkirakan mencapai 443 GWe dengan konsumsi per kapita 5.039 kWh, sehingga nuklir diharapkan menjadi sumber listrik andal pengganti beban dasar batu bara serta pelengkap energi terbarukan yang bersifat intermiten.

Ia juga menyoroti bahwa negara maju telah lama memanfaatkan energi nuklir sebagai penopang pembangunan ekonomi dan industri, sementara negara berkembang seperti Turki, Bangladesh, dan Mesir telah mulai mengimplementasikan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN).

“Indonesia memiliki kesiapan untuk memasuki era energi nuklir. Untuk itu, BRIN mendorong kolaborasi dengan negara pemasok teknologi nuklir, antara lain Korea Selatan, Amerika Serikat, Kanada, Prancis, Inggris, Rusia, dan Tiongkok, guna memperkuat transfer pengetahuan, kapasitas industri nasional, serta berbagi tantangan dan risiko pembangunan PLTN secara lebih efektif,” jelas Topan.

Topan menjelaskan bahwa Indonesia perlu mengembangkan berbagai jenis reaktor secara paralel, mulai dari PLTN berkapasitas besar sekitar 1 GWe, Small Modular Reactor (SMR) 10–300 MWe, hingga mikroreaktor di bawah 10 MWe yang cocok untuk wilayah kepulauan dan daerah terpencil.

Ia menegaskan bahwa “pecah telor PLTN” merupakan langkah awal penting, tidak hanya untuk penyediaan listrik, tetapi juga untuk pengembangan industri, peningkatan kapasitas teknologi nasional, dan penguatan kemandirian bangsa.

Pada kesempatan yang sama, Sidik Permana dari Institut Teknologi Bandung (ITB) menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) tidak hanya ditentukan oleh teknologi reaktor, tetapi juga oleh kemampuan industri dalam memproduksi komponen yang memenuhi standar keselamatan internasional.

Ia menjelaskan bahwa komponen PLTN beroperasi dalam kondisi ekstrem, seperti suhu dan tekanan tinggi, radiasi, serta masa pakai panjang, sehingga penguasaan teknologi material maju dan manufaktur presisi menjadi faktor kunci keberhasilan PLTN.

Sidik menegaskan bahwa penguatan rantai pasok nuklir nasional perlu dilakukan melalui peningkatan kapasitas industri manufaktur, riset material dan komponen, sistem jaminan mutu, serta kompetensi sumber daya manusia.

Ia menyatakan kolaborasi perguruan tinggi, lembaga riset, industri, dan pemerintah menjadi kunci pengembangan ekosistem industri nuklir yang berdaya saing.

Indonesia dinilai berpeluang masuk rantai pasok nuklir global jika mampu mengembangkan kemampuan desain, rekayasa, pengujian, dan manufaktur komponen secara bertahap, sehingga pembangunan PLTN memberi nilai tambah bagi ekonomi nasional melalui tumbuhnya industri teknologi tinggi.

Sementara itu, Indarta Kuncoro Aji dari Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) menekankan bahwa pembangunan energi nuklir nasional memerlukan dukungan kebijakan, kelembagaan, dan pembiayaan sebagai fondasi utama.

Ia menjelaskan bahwa kesiapan teknologi dan industri harus didukung regulasi yang kuat, pembiayaan berkelanjutan, serta koordinasi kelembagaan yang efektif.

Pengalaman Indonesia dalam pembangunan infrastruktur strategis dinilai dapat menjadi dasar perancangan skema pembiayaan dan tata kelola Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN).

Ia menekankan pentingnya pembentukan Nuclear Energy Program Implementing Organization (NEPIO) sebagai wadah koordinasi nasional untuk mengintegrasikan persiapan program nuklir, meliputi kebijakan, regulasi, pendanaan, pengembangan sumber daya manusia, dan keterlibatan industri.

NEPIO dinilai sangat penting agar seluruh pemangku kepentingan dapat bekerja terkoordinasi sesuai pedoman International Atomic Energy Agency (IAEA).

Indarta menegaskan bahwa implementasi program nuklir nasional perlu dilakukan melalui pendekatan whole-of-government dan whole-of-nation agar seluruh elemen bangsa dapat berkontribusi dalam pengembangan ekosistem energi nuklir yang aman dan berkelanjutan.

Ia menyampaikan bahwa pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) bukan hanya proyek ketenagalistrikan, tetapi instrumen strategis untuk meningkatkan kapasitas teknologi nasional, daya saing industri, serta ketahanan dan kemandirian energi bangsa.

Sinergi riset, perguruan tinggi, industri, pemerintah, dan mitra internasional menjadi kunci penguatan rantai pasok nuklir nasional untuk mendukung ketahanan energi menuju Indonesia Emas 2045 dan target net zero emission 2060. (*)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dodi Minta Pemprov Babel Harus Optimalkan Fasilitasi SMA-SMK dan Perkuat Peran CSR Pendidikan

    Dodi Minta Pemprov Babel Harus Optimalkan Fasilitasi SMA-SMK dan Perkuat Peran CSR Pendidikan

    • calendar_month Sab, 12 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Dodi Minta Pemprov Babel Harus Optimalkan Fasilitasi SMA-SMK dan Perkuat Peran CSR Pendidikan DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Fraksi PKS Dodi Kusdian, menilai pendidikan di Indonesia, khususnya jenjang SMA dan SMK, memerlukan perhatian khusus. Pemerintah provinsi diminta memfasilitasi kegiatan pelajar, membenahi sarana prasarana, serta memprioritaskan dukungan bagi guru yang […]

  • Ngopi Bareng Warga di Parittiga, Kapolres Bangka Barat Buka Ruang Aduan

    Ngopi Bareng Warga di Parittiga, Kapolres Bangka Barat Buka Ruang Aduan

    • calendar_month 9 jam yang lalu
    • account_circle admin
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Ngopi Bareng Warga di Parittiga, Kapolres Bangka Barat Buka Ruang Aduan DOORSTOP.ID, PARITTIGA — Warung kopi menjadi ruang bagi Kapolres Bangka Barat, AKBP Helen Simanjuntak, untuk mendengar langsung suara masyarakat. Duduk bersama warga di Warkop Luci Kopitiam, Desa Puput, Kecamatan Parittiga, Rabu (28/10/2026), Kapolres membangun komunikasi sekaligus menyerap keluhan dan aspirasi warga, terkait keamanan dan […]

  • Kejagung Serahkan 6 Tersangka dan Barang Bukti Kasus Korupsi Petral, PES dan ISC ke Kejari Jakpus

    Kejagung Serahkan 6 Tersangka dan Barang Bukti Kasus Korupsi Petral, PES dan ISC ke Kejari Jakpus

    • calendar_month Jum, 7 Agu 2026
    • account_circle admin
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Kejagung Serahkan 6 Tersangka dan Barang Bukti Kasus Korupsi Petral, PES dan ISC ke Kejari Jakpus DOORSTOP.ID, JAKARTA — Tim Penyidik pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jam Pidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) melaksanakan penyerahan Tersangka dan Barang Bukti (Tahap II) terkait dengan penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) dalam tata kelola minyak […]

  • Rancang Masa Depan Kota, Prof Udin Pertajam Prioritas Pembangunan Pangkalpinang 2027

    Rancang Masa Depan Kota, Prof Udin Pertajam Prioritas Pembangunan Pangkalpinang 2027

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Rancang Masa Depan Kota, Prof Udin Pertajam Prioritas Pembangunan Pangkalpinang 2027 DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota Pangkalpinang resmi mematangkan cetak biru pembangunan daerah melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027. Bertempat di ruang pertemuan Bappeda Kota Pangkalpinang, Kamis (12/3/2026), forum ini menjadi panggung kolaborasi lintas sektor untuk menentukan arah kemajuan kota. Wali Kota Pangkalpinang, […]

  • Ribuan Pelari Siap Semarakkan Tins Half Marathon 2025, Meriahkan HUT ke-49 PT Timah Tbk

    Ribuan Pelari Siap Semarakkan Tins Half Marathon 2025, Meriahkan HUT ke-49 PT Timah Tbk

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Ribuan Pelari Siap Semarakkan Tins Half Marathon 2025, Meriahkan HUT ke-49 PT Timah Tbk DOORSTOP.ID, BANGKA — Ribuan pelari akan ambil bagian dalam ajang TINS Half Marathon 2025. Event lari bergengsi ini digelar dalam rangka HUT ke-49 PT Timah Tbk, yang akan berlangsung pada 23 Agustus mendatang. TINS Half Marathon 2025 menghadirkan tiga kategori lomba, […]

  • Polisi Ringkus Pengedar Sabu di Selindung Baru, Sita 40 Paket Siap Edar

    Polisi Ringkus Pengedar Sabu di Selindung Baru, Sita 40 Paket Siap Edar

    • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Polisi Ringkus Pengedar Sabu di Selindung Baru, Sita 40 Paket Siap Edar DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Satuan Reserse Narkoba Polresta Pangkalpinang menangkap seorang pria berinisial Ramdhani Abdillah alias Ram (35), warga Jalan Selangat, Kelurahan Selindung Baru, Kecamatan Gabek, atas dugaan sebagai pengedar narkotika jenis sabu. Penangkapan berlangsung pada Jumat malam, 20 Juni 2025 sekitar pukul 21.00 […]

expand_less