Lantik Fery Afriyanto Sebagai Sekda Babel, Hidayat Arsani: Kita Komit dan Transparan
- account_circle admin
- calendar_month Sen, 5 Okt 2026
- visibility 55
- comment 0 komentar

Lantik Fery Afriyanto Sebagai Sekda Babel, Hidayat Arsani: Kita Komit dan Transparan
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Fery Afriyanto sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2026. Prosesi pelantikan ini berlangsung di Ruang Pasir Padi, Kantor Gubernur, Air Itam, Pangkalpinang, pada Senin (5/10/2026).
Dalam sambutannya, Hidayat Arsani menyatakan rasa bangga atas pelantikan ini. Ia mengingatkan Fery Afriyanto untuk memegang teguh komitmen transparansi dan menjalankan roda pemerintahan yang bersih di Bangka Belitung.
“Saya merasa bangga, hari ini sudah menjadi sekda definitif dan selamat bertugas Pak Sekda. Apa yang dikatakan jalankan dengan baik, yang kurang diperbaiki, yang bagus dipertahankan,” ujar Hidayat.
Ia menekankan pentingnya moralitas keagamaan dalam memimpin dengan mengusung prinsip keadilan.
“Kita komit bahwa di Bangka Belitung, kita transparan, kita tidak pernah bermain api, kita tidak pernah bermain dengan janji-janji. Jadi kita jalankan menurut syariah agama kita dengan judul Menuju Jalan Sirotolmustakim. Kita menyambut baik, kita doakan Pak Sekda ini selama jabatan hampir kurang 4 tahun, saya baik, berakhir masa jabatan saya, berakhir juga Sekda,” tuturnya.
Hidayat juga meminta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk mempererat kerja sama dengan Fery demi mempercepat pembangunan daerah.
Secara khusus, Gubernur sempat berseloroh mengenai status Fery yang kini sudah sah menjadi Sekda definitif melalui Keputusan Presiden, setelah sebelumnya menjabat sebagai Penjabat (Pj) Sekda. Fery dinilai sebagai figur terbaik dari tiga kandidat yang disaring oleh tim seleksi.
“Jangan lupa Pak Sekda, bersama ibu, hari ini saudara sudah menjadi Sekda asli, kemarin masih Sekda abu-abu. Bisa saya cabut suatu waktu, kalau ini Sekda gak bisa lagi saya cabut karena Presiden nekennya. Tapi kita sudah filter. Sekda ini, Sekda terbaik. Ada 3 kalau Sekda terbaik, tapi Pak Fery yang beruntung,” ungkap Hidayat.
Lebih lanjut, Gubernur meminta Fery beserta istri untuk merangkul semua elemen masyarakat serta menata birokrasi secara profesional berdasarkan kajian akademis, bukan dengan cara-cara yang menyimpang.
“Hari ini bekerjasama, ibu PKK, ibu Noni, teman-ibu Sekda, rangkul semuanya, kita sudah punya konsep, jangan kita sakiti rakyat. Kita sentuhkan semua pegawai kita, proporsional, terbaik, jangan menggunakan ilmu-ilmu yang tidak karuan, gunakan secara ilmu akademis, yang dipakai kita. Kita sudah ditunjuk oleh rakyat, kita tunjukkan kepada rakyat bagaimana ke depannya,” tegasnya.
Hidayat menargetkan kinerja pemerintahan Bangka Belitung dapat bersaing di tingkat nasional. Ia memacu Fery untuk membawa birokrasi Babel menjadi yang terbaik di Sumatra, mengikuti capaian kinerja dirinya sebagai gubernur.
“Saya adalah gubernur nomor 2 terbaik, bagaimana Sekda juga terbaik seluruh Indonesia. Itu saya. Kita sudah nomor 1 se-Sumatra, gubernurnya, Sekda juga harus nomor 1 se-Sumatra. Artinya bekerja secara aturan, bekerja secara proporsional, dan jangan menggunakan tangan-tangan besi,” tambah Hidayat.
Hidayat mengajak seluruh jajaran pemerintahan untuk menjaga etika dan mendoakan kelancaran tugas Sekda Fery dalam membangun Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
“Jadi kita harus menjaga etika dengan baik, semoga Pak Sekda diberi kekuatan, diberi kelayakan, diberi kesehatan, dan saya pun senang. Selamat sekali lagi pak Fery mari kita bekerjasama dengan baik. Mudah-mudahan Allah selalu bersama kita,” pungkasnya.
- Penulis: admin


