Breaking News
light_mode
Beranda » BANGKA BELITUNG » Siung Ramadan, Simbol Kehadiran PT Timah dalam Kehidupan Masyarakat

Siung Ramadan, Simbol Kehadiran PT Timah dalam Kehidupan Masyarakat

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 12 Mar 2025
  • visibility 94
  • comment 0 komentar

Siung Ramadan, Simbol Kehadiran PT Timah dalam Kehidupan Masyarakat

DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Di beberapa daerah di Indonesia, ada beragam tradisi penanda buka puasa seperti beduk, azan maupun lainnya. Sama halnya dengan di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ada penanda khas waktu berbuka puasa yang hanya ada di bulan Ramadan yaitu siung dari kantor pusat PT Timah‎ Tbk.

Siung yang berasal dari speaker besar yang ditopang menara di Kantor pusat PT Timah Tbk ini berbunyi pada saat waktu berbuka puasa, waktu sahur dan memasuki waktu Imsak.

Siung dari kantor PT Timah ini sudah puluhan tahun berjasa menjadi penanda waktu berbuka puasa warga Pangkalpinang. Pada hari-hari biasa, Siung ini menjadi penanda waktu masuk kantor dan waktu pulang kerja bagi karyawan PT Timah Tbk.

Dalam ekosistem bisnis modern, kehadiran perusahaan tidak hanya dianggap sebagai sebuah entitas bisnis, tapi tumbuh dan menyatu dengan kehidupan sosial masyarakat, memberikan nilai tambah melalui berbagai kontribusi dan program tanggung jawab sosial perusahaan.

Seperti PT Timah Tbk yang telah tumbuh dan berkembang bersama masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Bahkan dalam momen ramadan seperti ini, keberadaan PT Timah menjadi bagian dalam ciri khas ramadan yang ada di Bangka Belitung dengan kehadiran siungnya.

Sejarawan dan Budayawan Bangka Belitung, Dato’ Akhmad Elvian menjelaskan bunyi siung mulai dikenal oleh masyarakat Bangka ketika perusahaan Tambang Timah Belanda Banka Tin Winning (BTW) mulai mengenalkan sistem mekanisasi dalam pertambangan sekitar akhir abad 19 Masehi.

Siung dalam bahasa Melayu berarti dengungan atau desingan bunyi Lebah atau Tabun, yang sedang terbang mem­belah kesunyian dan keheningan.

Kala itu, fungsi siung adalah untuk menentukan awal waktu bagi pekerja tambang Timah mempersiapkan diri memulai aktivitas bekerja, mengawali kerja, waktu istirahat dan mengakhiri aktifitas kerja satu hari. Awalnya, penanda waktu kerja menggunakan lonceng.

Namun, seiring waktu siung tidak hanya berfungsi sebagai penanda waktu kerja, pada Bulan Ramadan fungsi siung dijadikan penanda yang sangat penting bagi masyarakat.

Siung berfungsi untuk membangunkan orang pada saat akan memulai aktivitas mempersiapkan sahur, terutama bagi ibu-ibu dan penanda waktu berbuka puasa yang ditunggu-tunggu terutama oleh anak-anak.

“Belum sah rasanya untuk berbuka puasa bila belum mendengar bunyi Siung. Masyarakat Bangka sangat terbantu dengan mendengar bunyi Siung, karena mendengar bunyi Siung ternyata lebih efektif dari melihat matahari karena arloji atau jam masih sangat langka saat itu,” kata Penerima Anugerah Kebudayaan Indonesia ini.

Siung dengan suaranya yang keras, nyaring dan mendengung sampai ke pelosok-pelosok kampung. Siung juga oleh sebagian masyarakat sering disebut Suling besak, dan di Pangkalpinang ada lokasi yang disebut simpang Suling atau simpang Siung. Biasanya digunakan oleh masyarakat menjadi semacam halte tempat berkumpul menunggu angkutan, baik Trem maupun mobil penumpang.

Bunyi Siung penanda Sahur dan berbuka puasa saat ini tidak hanya dibunyikan oleh PT Timah, akan tetapi dibunyikan juga oleh brandweer swasta bahkan oleh beberapa masjid.

Elvian berharap, bunyi siung pada saat puasa selalu mengingatkan semua pihak bahwa perusahaan tambang Timah di Bangka meninggalkan jejak-jejak peradaban yang positif, yang selalu membawa kepada pesona perlawatan dan ingatan atau memori kolektif dan tersadar bahwa peradaban Bangka sangat dipengaruhi oleh pertimahan.

Seiring dengan bergantinya waktu, nanti dari bulan Ramadan ke bulan Syawal dan begitu sejarah terus berulang sesuai dengan zamannya, siung akan menjadi ingatan dan penanda sejarah puasa di Bangka.

“Sedih rasanya dan mudah-mudahan bunyi Siung Timah tetap bertahan dan setia menemani orang Bangka dalam berpuasa di tengah kemajuan teknologi digital yang ada. Mudah-mudahan Siung pada maghrib nanti juga bukan menjadi Siung terakhir bagi kita,” ujar Elvian.

Siung ini tidak hanya ada di Kota Pangkalpinang, namun juga di seluruh wilayah operasional PT Timah, seperti di Mentok, Belitung dan Belitung Timur. Hingga saat ini, PT Timah masih membunyikan siung sebagai pertanda waktu berbuka puasa bagi masyarakat.

Sumber: www.timah.com

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • THINC Indonesia 2026 Mengungkap Masa Depan Hospitality dan Destinasi Baru

    THINC Indonesia 2026 Mengungkap Masa Depan Hospitality dan Destinasi Baru

    • calendar_month Kam, 17 Sep 2026
    • account_circle Vritimes
    • visibility 32
    • 0Komentar

    DOORSTOP.id, Jakarta – Seiring lanskap pariwisata Indonesia memasuki fase pertumbuhan baru, pertanyaannya kini bukan lagi sekadar ke mana para wisatawan ingin bepergian, tetapi bagaimana destinasi-destinasi baru dapat membangun identitas yang cukup kuat untuk menarik generasi wisatawan bernilai tinggi berikutnya. Pada edisi ke-11 THINC Indonesia, yang berlangsung pada 9–10 September 2026 di Sofitel Bali Nusa Dua Beach […]

  • Temui Bupati Algafry, PWI Bangka Tengah Bahas Pelantikan dan Sekretariat

    Temui Bupati Algafry, PWI Bangka Tengah Bahas Pelantikan dan Sekretariat

    • calendar_month Kam, 16 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Algafry Dukung Program PWI DOORSTOP.ID, KOBA — Usai terpilih dalam Konferensi Kabupaten (Konferkab) II, jajaran pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bangka Tengah langsung tancap gas membangun komunikasi dengan Pemkab Bateng. Langkah awal tersebut diwujudkan melalui audiensi bersama Bupati Bateng, Algafry Rahman, di Rumah Dinas Bupati, Kamis sore (16/07/2026). Audiensi dipimpin Ketua PWI Bateng, Andrian […]

  • Dessy Ayutrisna Soroti Perlindungan Generasi Muda di Ruang Digital Melalui PP TUNAS pada Peringatan Harkitnas ke-118

    Dessy Ayutrisna Soroti Perlindungan Generasi Muda di Ruang Digital Melalui PP TUNAS pada Peringatan Harkitnas ke-118

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Dessy Ayutrisna Soroti Perlindungan Generasi Muda di Ruang Digital Melalui PP TUNAS pada Peringatan Harkitnas ke-118 DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang mwnyatakan bahwa fokus utama peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tahun ini adalah melindungi generasi muda di ruang digital. Di mana, pemerintah menerapkan PP Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan […]

  • Ahli Amerika: Nuklir Solusi Listrik RI, Bukan Minyak-Batu Bara

    Ahli Amerika: Nuklir Solusi Listrik RI, Bukan Minyak-Batu Bara

    • calendar_month Jum, 26 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 70
    • 0Komentar

    SMR jadi Salah Satu Jawaban DOORSTOP.ID, JAKARTA — Indonesia kini tengah mencari solusi jitu untuk menuntaskan tantangan keandalan pasokan listrik di seluruh penjuru kepulauannya yang luas. Di tengah upaya tersebut, pakar energi nuklir asal Amerika Serikat (AS), Kelle Barfield, menilai reaktor modular kecil atau Small Modular Reactor (SMR) dapat menjadi salah satu jawabannya. “Reaktor kecil […]

  • PT TIMAH Salurkan Bantuan Sarana Pendidikan SMPN 2 Pangkalan Baru

    PT TIMAH Salurkan Bantuan Sarana Pendidikan SMPN 2 Pangkalan Baru

    • calendar_month Jum, 10 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 84
    • 0Komentar

    PT TIMAH Salurkan Bantuan Sarana Pendidikan SMPN 2 Pangkalan Baru DOORSTOP.ID, BANGKA TENGAH — Dukungan terhadap peningkatan sarana dan prasarana pendidikan terus dilakukan PT TIMAH (Persero) Tbk melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kali ini, bantuan disalurkan untuk mendukung penyelesaian pembangunan panggung literasi di SMP Negeri 2 Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah. Bantuan […]

  • Setelah Big Family dan City Bastard, 10 Geng Motor Deklarasi Bubarkan Diri di Polresta Pangkalpinang

    Setelah Big Family dan City Bastard, 10 Geng Motor Deklarasi Bubarkan Diri di Polresta Pangkalpinang

    • calendar_month Kam, 23 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Setelah Big Family dan City Bastard, 10 Geng Motor Deklarasi Bubarkan Diri di Polresta Pangkalpinang DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Kapolresta Pangkalpinang, Kombes Pol Gatot Yulianto mengungkapkan, setelah pihaknya berhasil menangani dan membubarkan geng motor Big Family dan City Bastard, sebanyak 10 geng motor yang terdiri dari total 34 anggota di wilayah Kota Pangkalpinang, juga mendeklarasikan pembubaran […]

expand_less