Breaking News
light_mode
Beranda » BANGKA BELITUNG » Temui Sejumlah Kejanggalan, Kuasa Hukum Korban Penusukan di Simpang Rimba Minta Polisi Periksa Istri Pelaku

Temui Sejumlah Kejanggalan, Kuasa Hukum Korban Penusukan di Simpang Rimba Minta Polisi Periksa Istri Pelaku

  • account_circle
  • calendar_month Rab, 25 Sep 2024
  • visibility 315
  • comment 0 komentar

DOORSTOP.ID (PANGKALPINANG) – Seorang remaja asal Desa Permis Kecamatan Simpang Rimba Kabupaten Bangka Selatan (Basel) bernama Febrianto (19), telah menjadi korban penganiayaan yang berujung penusukan, pada Senin (16/9/2024) lalu.

Terkait hal ini, Tato Trisetya SH MKn dari Kantor Hukum Tato Trisetya & Partners selaku Penasihat Hukum Febrianto mengaku menemukan kejanggalan dari kasus penusukan yang menimpa kliennya tersebut.

Tato mengungkapkan, kliennya baru bisa dimintai keterangan untuk proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP) oleh penyidik, pada Senin (23/9/2024) sore. Artinya, kata Tato, sejak kejadian kliennya selaku korban, belum memberikan keterangan apapun ke penyidik.

Akan tetapi, lanjut Tato, pihak kepolisian yang menangani perkara ini yakni Polsek Simpang Rimba, telah menetapkan 1 (satu) orang pelaku penusukan berinisal MZ sebagai tersangka dan menahannya di Rutan Polres Basel.

“Kami mendapati kejanggalan dalam perkara ini. Klien kami kan setelah kasus penusukan itu, kondisinya kritis dan sempat mendapat perawatan intensif di ruang ICU RS Primaya Bhaktiwara Pangkalpinang. Tapi polisi kemudian hanya menetapkan MZ sebagai tersangka,” ungkap Tato dalam keterangannya yang diterima DOORSTOP.ID, di Pangkalpinang pada Selasa (24/9/2024) malam.

Sementara, sebut Tato, berdasarkan penuturan kliennya saat dimintai keterangan oleh penyidik, setelah dipukul menggunakan benda tumpul di bagian kepalanya, korban sempat melihat ada 3 (tiga) orang yang berada di lokasi kejadian.

“Satu orang menunggu di motor, satu orang lagi memukul kepala klien kami dengan benda tumpul dan satu orang lagi yang melakukan penusukan terhadap klien kami. Kenapa hanya MZ yang ditetapkan sebagai tersangka? harusnya dua terduga pelaku lainnya yang ada di lokasi kejadian, harus dicari keberadaannya dan turut diamankan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Tato mengungkapkan, jika ditelusuri dari kronologi kejadian, tindak pidana penganiayaan yang berujung penusukan yang dialami kliennya itu, bermula saat kliennya mendapat pesan di instagram yang dikirimkan oleh seorang wanita berinisial JH (yang disebut-sebut sebagai istri MZ-red) yang mengajaknya berkenalan.

“Dari penuturan klien kami saat dimintai keterangan, klien kami pernah bertemu 1 kali dengan wanita inisial JH tersebut. Dalam pertemuan tersebut, klien kami dan JH ini hanya ngobrol-ngobrol saja. Kemudian JH kembali mengajak klien kami ketemuan lagi. Tapi di pertemuan kedua ini, JH tidak ada,” bebernya.

“Lalu, JH mengajak klien kami untuk ketemuan lagi untuk yang ketiga kalinya setelah isya di Kantor Camat Simpang Rimba, klien kami setuju dan berangkat seorang diri ke lokasi yang telah disepakati,” lanjutnya.

Tapi nahasnya, kata Tato, saat tiba di lokasi kliennya langsung diserang oleh 3 (tiga) orang yang tidak dikenalinya. Yang mana, lanjut Tato, kepala kliennya dipukul dengan benda tumpul kemudian ditusuk menggunakan senjata tajam sebanyak 4 (empat) kali di bagian yang sangat vital.

Minta JH Turut Diperiksa

Untuk itu, kata Tato, pihaknya selaku Penasihat Hukum korban, meminta pihak kepolisian turut memeriksa JH dengan tujuan untuk mengetahui keterlibatan dan peran JH dalam perkara ini. Karena, lanjut Tato, jika disimpulkan dari penuturan kliennya, bisa jadi JH diduga ikut terlibat dalam kejadian sadis yang menimpa kliennya tersebut. Yang pasti, lanjut Tato, pihaknya selaku Penasehat Hukum korban meminta kepolisan untuk mengusut perkara ini dengan serius hingga tuntas.

“Tidak menutup kemungkinan, jika JH ini diperiksa, bisa saja dia (JH-red) ikut terlibat. Karena JH diduga telah bersekongkol dengan MZ untuk menjebak klien kami. Yang pasti, apa yang dilakukan MZ terhadap klien kami merupakan sebuah perkara yang serius. Karena perbuatan MZ ini sangat mengancam nyawa klien kami,” lanjutnya.

Selain itu, kata Tato, pihaknya meminta polisi untuk segera mencari, menangkap dan memeriksa 2 (dua) terduga pelaku lainnya yang berada di lokasi kejadian dan diduga turut terlibat dalam kejadian sadis yang menimpa kliennya.

“Pelaku MZ ini kan kabarnya masih di bawah umur. Atas hal itu, kami juga meminta kepada pihak kepolisan untuk mengkroscek kembali, apakah MZ ini betul-betul masih anak di bawah umur? Karena, dari informasi yang kami dapat, MZ ini diduga bukan lagi anak dibawah umur” ucapnya.

Maka dari itu, kata Tato, pihaknya selaku Penasehat Hukum Korban juga meminta kepolisian untuk memastikan kembali apakah pelaku betul-betul anak di bawah umur, dengan cara mengecek akta kelahiran pelaku, jangan hanya berpatokan dari KTP saja

“Sekali lagi, selaku Penasehat Hukum korban, kami meminta Polsek Simpang Rimba untuk menangani perkara ini dengan serius. Kami pastikan akan terus mengawal perkara ini hingga tuntas,” tegas pria yang merupakan Putra dari Almarhum Dharma Sutomo, yang merupakan salah satu Pengacara Senior di Kepulauan Bangka Belitung.

Melansir dari berita sebelumnya, Kapolsek Simpang Rimba, Iptu William F Situmorang, saat ditanya terkait pelaku yang diduga lebih dari satu orang, menyatakan bahwa pelaku hanya berjumlah satu orang.

Saat ditanya terkait JH, Iptu William F Situmorang mengatakan bahwa JH merupakan istri dari MZ.

“Dari hasil penyelidikan kami pelaku 1 orang pak dan JH merupakan istri dari pelaku MZ alias ABH. Untuk lebih lengkapnya informasi melalui Humas Polres Basel pak. Terimakasih,” jawab Iptu William, saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp, pada Senin (23/9/2024) malam.

Korban Mengaku Dijebak

Melansir dari berita sebelumnya, saat ditemui wartawan di RS Bhaktiwara Pangkalpinang, pada Minggu (22/9/2024), F memberikan pengakuan yang cukup mencengangkan. F menyebut kalau dirinya diduga dijebak oleh MZ yang menyamar sebagai seorang perempuan berinisial JH, yang kabarnya disebut-sebut sebagai istri dari pelaku MZ.

“Kemungkinan saya ini dijebak oleh pelaku. Karena sebelum kejadian, saya mendapat pesan di instagram dari akun @bondenn__00 (yang diduga milik pelaku-red) dan mengaku sebagai JH. Dalam chat itu, akun @bonden__00 ini meminta kontak WhatsApp saya bang,” terang F.

“JH ini teman saya bang. Merasa JH ini adalah teman saya, maka saya pun percaya dan memberikan nomor WhatsApp saya. Kemudian chat pun berlanjut dan akhirnya saya dan JH sepakat untuk bertemu di lokasi kejadian. Saat itu, saya berangkat ke lokasi sendirian,” lanjutnya lagi.

Dalam kesempatan itu, F juga menampik kalau dirinya sering menghubungi istri MZ, seperti yang beredar di sejumlah pemberitaan media online belakangan ini.

“Di berita media online, saya disebut sering menghubungi istri MZ. Saya justru tidak tahu menahu kalau JH itu adalah istri dari MZ. Yang saya tahu, JH ini adalah seorang teman yang sudah saya kenal. Sebelumnya saya dan JH ini juga pernah bertemu,” bebernya.

“Dalam pertemuan itu, saya dan JH pun hanya ngobrol-ngobrol saja. Sekali lagi bang saya tegaskan bahwa saya juga tidak tahu menahu kalau JH ini sudah menjadi istri orang atau belum. Kalau saya tahu JH ini istri orang, tidak mungkin saya menyetujui janji untuk bertemu di tempat itu,” lanjutnya.

F menerangkan, setelah sampai di lokasi pertemuan sekitar pukul 19:00 wib, dirinya berniat mengambil HP dan mencoba menghubungi JH. Namun, belum sempat F mengambil HP di sakunya dan mengirim pesan ke JH, F langsung dipukul di bagian kepala menggunakan benda tumpul oleh orang tak dikenal.

“Setelah dipukul di bagian kepala dan terjatuh dari motor, saya sempat melihat bahwa saat itu ada 3 (tiga) orang yang saya tidak kenali sama sekali. Dari pengelihatan saya saat itu, ada 1 orang yang menunggu di motor, 1 orang yang memukul saya dan 1 orang lainnya menusuk saya menggunakan senjata tajam,” jelasnya.

“Usai ditusuk berulang kali di beberapa bagian tubuh saya yang cukup vital, ketiga orang itu langsung melarikan diri. Dalam kondisi terluka parah, saya langsung mencoba menelepon dan menceritakan kondisi yang saya alami ke orang terdekat saya untuk meminta pertolongan,” lanjutnya.

Pengakuan F turut diperkuat oleh informasi dari masyarakat sekitar tempat kejadian, yang mengaku sempat melihat 3 orang memakai motor menuju ke jalan merah belakang SMP Simpang Rimba dekat Kantor Camat, yang tak lama kemudian disusul oleh motor korban yang juga turut melintas menuju lokasi yang sama.

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Bangka Tengah Imbau Warga Waspadai 3C

    Polres Bangka Tengah Imbau Warga Waspadai 3C

    • calendar_month Sab, 11 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 82
    • 0Komentar

    DOORSTOP.ID, KOBA — Polres Bangka Tengah mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap tindak kejahatan 3C (Curas, Curat dan Curanmor). Hal itu disampaikan Kapolres Bangka Tengah, AKBP Pradana Aditya Nugraha, kepada sejumlah wartawan di Koba, Jumat (10/1/2024). “Waspada 3C. Jangan beri celah kepada pelaku kejahatan. Lindungi diri, keluarga, dan barang berharga Anda,” pesan AKBP Pradana. Dalam kesempatan […]

  • PT Timah Dorong Kemandirian Penyandang Disabilitas Lewat Program Inklusif

    PT Timah Dorong Kemandirian Penyandang Disabilitas Lewat Program Inklusif

    • calendar_month Sel, 3 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 82
    • 0Komentar

    DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Sebagai bagian dari holding Industri Pertambangan MIND ID, PT Timah terus menunjukkan komitmen tinggi terhadap nilai keragaman dan inklusivitas. Perusahaan tambang timah nasional ini menciptakan lingkungan kerja yang mendukung berbagai kelompok masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Melalui beragam program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL), PT Timah berperan […]

  • Pembobol SD di Pangkalpinang Dibekuk, Laptop dan CCTV Berhasil Diamankan

    Pembobol SD di Pangkalpinang Dibekuk, Laptop dan CCTV Berhasil Diamankan

    • calendar_month Sel, 27 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Pembobol SD di Pangkalpinang Dibekuk, Laptop dan CCTV Berhasil Diamankan DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Tim Buser Naga Polresta Pangkalpinang berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) yang terjadi di SD Negeri 56 Pangkalpinang. Pelaku, seorang buruh harian berusia 35 tahun berinisial AN, diringkus pada Senin malam (26/5/2025) di kawasan Parit Lalang, hanya beberapa jam setelah aksi […]

  • Pelaku Penyiraman Air Keras di Pangkalpinang Ditangkap, Akui Dapat Perintah dari Napi dalam Lapas

    Pelaku Penyiraman Air Keras di Pangkalpinang Ditangkap, Akui Dapat Perintah dari Napi dalam Lapas

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Pelaku Penyiraman Air Keras di Pangkalpinang Ditangkap, Akui Dapat Perintah dari Napi dalam Lapas Dari dua pelaku, salah satunya masih remaja, ditangkap tim gabungan Polresta Pangkalpinang dan Polda Babel setelah menyiram air keras kepada seorang perempuan di Parit Lalang. DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Dua pelaku penyiraman air keras yang melukai seorang perempuan berinisial N (28), warga […]

  • Pemkot Pangkalpinang Dorong Pemenuhan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Lewat Sinergi CSR

    Pemkot Pangkalpinang Dorong Pemenuhan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Lewat Sinergi CSR

    • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Pemkot Pangkalpinang mendorong pemenuhan jaminan sosial ketenagakerjaan lewat sinergi CSR DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang terus menggenjot upaya pemenuhan Universal Coverage Jamsosnaker (UCJ) melalui sinergi bersama Forum Corporate Social Responsibility (CSR). Hal ini dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar pada Jumat (16/5/2025), di ruang Smart Room Center (SRC) Kantor Wali Kota, dan dihadiri […]

  • Road to ENSIA 2026: SUCOFINDO Perkuat Inovasi Berkelanjutan

    Road to ENSIA 2026: SUCOFINDO Perkuat Inovasi Berkelanjutan

    • calendar_month Jum, 25 Sep 2026
    • account_circle Vritimes
    • visibility 76
    • 0Komentar

    DOORSTOP.id, Denpasar – PT SUCOFINDO (PERSERO) menyelenggarakan seminar bertajuk “Beyond Compliance: Innovation for Sustainable Business and Resilient Community” sebagai bagian dari rangkaian Road to Environmental and Social Innovation Award (ENSIA) 2026. Kegiatan yang berlangsung di Nusa Dua Bali ini menjadi wadah berbagi wawasan dan praktik terbaik bagi dunia usaha dalam menghadapi tantangan keberlanjutan sekaligus memperkuat daya […]

expand_less