Breaking News
light_mode
Beranda » BERITA » PWI Pusat Tetapkan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026

PWI Pusat Tetapkan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 10 Jul 2026
  • visibility 76
  • comment 0 komentar

Konferensi Wajib Mengacu SKEP Baru

DOORSTOP.ID, JAKARTA — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menetapkan kebijakan reaktivasi keanggotaan hingga 31 Desember 2026 mendatang.

Hal ini merupakan bagian dari penataan administrasi organisasi, sekaligus penguatan kualitas keanggotaan, serta sebagai konsolidasi organisasi secara menyeluruh.

Kebijakan tersebut diputuskan dalam rapat pembahasan Kartu Tanda Anggota (KTA) Biasa dan peningkatan status keanggotaan yang dipimpin Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, di Kantor PWI Pusat, Jakarta, Kamis (9/7/2026).

Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengatakan kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut hasil evaluasi organisasi selama enam bulan terakhir terhadap tata kelola keanggotaan.

Melalui kebijakan tersebut, kata Munir, PWI Pusat ingin memastikan bahwa keanggotaan PWI benar-benar tertib, profesional dan sesuai dengan AD/ART.

Munir menegaskan, KTA PWI hanya diberikan kepada wartawan yang masih aktif menjalankan profesinya dengan memenuhi persyaratan administrasi, termasuk masih bekerja di perusahaan pers berbadan hukum.

“Ini dilakukan agar organisasi memiliki data keanggotaan yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Munir.

Temukan Sejumlah Persoalan yang Masih Perlu Dibenahi

Dalam rapat itu, Munir menyebut evaluasi organisasi, menemukan sejumlah persoalan yang masih perlu dibenahi, di antaranya masih adanya calon peserta konferensi yang baru mengurus KTA menjelang pemilihan namun tetap dapat mencalonkan diri bahkan terpilih.

Selain itu, lanjut dia, banyak anggota yang tidak memperpanjang KTA, serta masih terdapat pengurus provinsi yang belum optimal melakukan pembinaan dan peningkatan status keanggotaan.

Munir menjelaskan, kebijakan reaktivasi merupakan kebijakan diskresi terakhir Ketua Umum PWI Pusat untuk menyelesaikan berbagai persoalan administrasi keanggotaan yang masih tersisa sekaligus memperkuat semangat persatuan organisasi pasca konflik dualisme yang sempat terjadi di tubuh PWI.

“Maka dari itu, PWI Pusat menetapkan masa reaktivasi keanggotaan berlaku hingga 31 Desember 2026. Diskresi ini kami berikan sebagai kesempatan terakhir untuk menuntaskan persoalan keanggotaan secara menyeluruh,” ujar Munir.

“Tujuannya bukan hanya menata administrasi organisasi, tetapi juga memastikan seluruh wartawan yang masih aktif memiliki kesempatan yang sama untuk kembali menjadi bagian dari PWI dalam semangat persatuan dan rekonsiliasi,” sambungnya.

Setelah 31 Desember 2026, kata Munir, tidak akan ada lagi kebijakan diskresi Ketua Umum terkait reaktivasi keanggotaan. Seluruh ketentuan, lanjut Munir, akan diberlakukan sepenuhnya sesuai AD/ART PWI.

“Perpanjangan KTA, hanya dapat dilakukan bagi anggota yang masih aktif menjalankan profesi wartawan di perusahaan media masing-masing,” tegasnya.

“Anggota yang sudah tidak lagi berprofesi sebagai wartawan tidak dapat diperpanjang status keanggotaannya oleh PWI daerah. Adapun proses seleksi dan verifikasi keanggotaan di tingkat kabupaten/kota menjadi tanggung jawab utama PWI Provinsi,” tambahnya.

Bentuk Tim Khusus Verifikasi

Rapat tersebut juga menyepakati pembentukan Tim Khusus yang terdiri atas unsur Dewan Kehormatan, Bidang Organisasi, Tim Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK), Sekretaris Jenderal, Bidang Pembina Daerah, serta Bidang Pembinaan dan Pembelaan Hukum.

Tim tersebut, bertugas melakukan monitoring dan verifikasi terhadap seluruh KTA yang diterbitkan pada masa kepengurusan sebelumnya.

Seluruh KTA hasil kepengurusan sebelumnya akan diverifikasi sesuai AD/ART dengan persyaratan telah mengikuti OKK, lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW), tidak pernah mendapatkan sanksi organisasi, serta memperoleh rekomendasi dari PWI Provinsi.

Dewan Kehormatan Provinsi juga akan dilibatkan dalam proses verifikasi dan setiap pengajuan wajib disertai persetujuan Dewan Kehormatan Provinsi.

Berbagai Masukan dari PWI Daerah

Rapat juga membahas berbagai masukan dari PWI Provinsi. Saat rapat berlangsung, PWI DKI Jakarta mengusulkan mekanisme penggantian KTA yang hilang akibat dinamika organisasi.

Adapun PWI Kalimantan Tengah meminta kejelasan mengenai anggota senior yang sudah tidak aktif.

Sedangkan PWI Maluku, saat rapat mempertanyakan status anggota yang memiliki KTA sebelum tahun 2012,

PWI Banten mengusulkan agar anggota yang terlambat mengaktifkan KTA tetap memiliki hak memilih namun belum memiliki hak dipilih dalam konferensi.

PWI Jawa Barat mengingatkan agar penerapan diskresi menjelang Konferensi Provinsi tidak menimbulkan persoalan baru.

PWI Sumatera Barat menanyakan mekanisme penerimaan anggota yang telah memiliki UKW tetapi belum menjadi anggota PWI.

Sedangkan PWI Lampung meminta kejelasan mengenai anggota yang sempat tidak aktif dan ingin kembali bergabung melalui mekanisme reaktivasi.

Masukan juga datang dari PWI Bangka Belitung yang mengusulkan agar data keanggotaan hasil verifikasi ditetapkan secara permanen dan ditampilkan pada website PWI.

PWI Sulawesi Utara meminta penjelasan mengenai anggota yang telah membayar kepada pengurus lama namun belum menerima KTA.

PWI Riau mempertanyakan mekanisme penyelesaian apabila terjadi konflik pribadi antara anggota dan Ketua PWI Provinsi.

Sementara itu, PWI DI Yogyakarta, meminta penegasan mengenai status anggota sebelum tahun 2012.

PWI Papua menyampaikan perkembangan pembentukan kepengurusan di sejumlah provinsi baru yang hingga kini belum memenuhi persyaratan organisasi.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, PWI Pusat menjelaskan bahwa pembentukan kepengurusan definitif di provinsi baru minimal harus memiliki enam anggota biasa dan kepengurusan di dua kabupaten/kota.

Bilamana syarat tersebut belum terpenuhi, kepengurusan tetap berstatus pelaksana tugas (Plt).

Rapat juga menegaskan bahwa anggota yang telah memiliki UKW tetapi belum mengikuti OKK tetap berstatus Anggota Muda.

Untuk menjadi Anggota Biasa, yang bersangkutan wajib mengikuti OKK sesuai ketentuan AD/ART. Adapun anggota yang mengalami perubahan identitas cukup melakukan pembaruan data dengan melampirkan KTP terbaru.

Selain itu, PWI menegaskan bahwa anggota yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) wajib cuti atau nonaktif dari keanggotaan PWI.

Sementara Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak dapat diterbitkan KTA sebagai anggota aktif sesuai ketentuan organisasi.

Konferensi Wajib Mengacu SKEP Reaktivasi

Sebagai keputusan rapat, seluruh konferensi PWI Provinsi maupun kabupaten/kota yang diselenggarakan setelah Hari Pers Nasional (HPN) 2026, wajib mengacu pada ketentuan dalam Surat Keputusan (SKEP) Reaktivasi Keanggotaan.

Penerbitan KTA hasil reaktivasi direncanakan dilakukan pada peringatan Hari Pers Nasional, 9 Februari 2027.

Khusus bagi Anggota Biasa yang diusulkan menjadi pengurus hasil konferensi provinsi maupun kabupaten/kota pada tahun 2026, KTA akan diterbitkan paling lambat tujuh hari sebelum Surat Keputusan kepengurusan diterbitkan.

“Kami ingin seluruh proses konferensi di daerah berjalan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan berlandaskan aturan organisasi. Penataan keanggotaan ini merupakan fondasi penting untuk memperkuat PWI ke depan,” kata Munir.

Untuk mengawal pelaksanaan kebijakan tersebut, PWI Pusat juga membentuk Satuan Tugas (Satgas) yang beranggotakan Atal S. Depari, Zulkifli Gani Ottoh, Mirza Zulhadi, Suprapto Sastro Atmojo, M. Selamet Susanto, Djoko Tetuko Abdul Latif, Anrico Pasaribu, dan Sumber Rajasa Ginting.

Dalam rapat lanjutan pengurus harian, ditetapkan bahwa bagi PWI Provinsi/Kabupaten/Kota yang akan melaksanakan konferensi pemilihan ketua/pengurus tahun 2026 atau sebelum tgl 9 Februari 2027, reaktivasi belum berlaku. Reaktivasi efektif berlaku setelah tanggal 9 Februari 2027.

Setelah 9 Februari 2027, anggota yang kartunya diaktifkan kembali, hanya mempunyai hak memilih tetapi tidak punya hak dipilih.

“Hak dipilih tidak berlaku untuk konferensi dalam waktu terdekat tetapi pada konferensi berikutnya atau sesudahnya,” kata Munir. (*)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Jadi ke-268, Pj Wali Kota Unu Ibnudin Tegaskan Pangkalpinang Terus Menang

    Hari Jadi ke-268, Pj Wali Kota Unu Ibnudin Tegaskan Pangkalpinang Terus Menang

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Hari Jadi ke-268, Pj Wali Kota Unu Ibnudin Tegaskan Pangkalpinang Terus Menang DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Kota Pangkalpinang memperingati hari jadinya yang ke-268 dengan penuh khidmat melalui rapat paripurna DPRD Masa Persidangan I Tahun 2025. Penjabat (Pj) Wali Kota Pangkalpinang, M. Unu Ibnudin, menegaskan bahwa tema tahun ini, “Pangkalpinang Terus Menang”, mencerminkan optimisme untuk terus melaju […]

  • Setahun Menteri Nusron: Selesaikan 3.019 Kasus Pertanahan, Cegah Kerugian Rp9,67 Triliun

    Setahun Menteri Nusron: Selesaikan 3.019 Kasus Pertanahan, Cegah Kerugian Rp9,67 Triliun

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Oktober 2024–Oktober 2025, Kementerian ATR/BPN Terima 6.015 Kasus Pertanahan DOORSTOP.ID, JAKARTA — Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di bawah kepemimpinan Menteri Nusron Wahid mencatat capaian signifikan dalam penanganan konflik pertanahan sepanjang satu tahun terakhir. Melalui langkah cepat dan kolaboratif lintas lembaga, potensi kerugian negara sebesar Rp9,67 triliun berhasil diselamatkan dari penyelesaian sengketa, […]

  • Pemkot Pangkalpinang Targetkan 100 Inovasi Daerah di 2025

    Pemkot Pangkalpinang Targetkan 100 Inovasi Daerah di 2025

    • calendar_month Rab, 23 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Pemkot Pangkalpinang Targetkan 100 Inovasi Daerah di 2025 DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota Pangkalpinang mendorong penguatan inovasi daerah melalui Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar di Balai Besar Betason, Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Rabu (23/4/2025). Kegiatan ini menjadi upaya tahunan Pemkot untuk meningkatkan kinerja pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan. Dalam paparannya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, […]

  • SMAN 1 Pangkalan Baru Ikut Pawai HUT RI ke-81, Usung Tema Budaya dan Pendidikan

    SMAN 1 Pangkalan Baru Ikut Pawai HUT RI ke-81, Usung Tema Budaya dan Pendidikan

    • calendar_month Jum, 28 Agu 2026
    • account_circle admin
    • visibility 57
    • 0Komentar

    SMAN 1 Pangkalan Baru Ikut Pawai HUT RI ke-81, Usung Tema Budaya dan Pendidikan DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Pawai HUT ke-81 Republik Indonesia di Kota Pangkalpinang menjadi momentum bagi SMAN 1 Pangkalan Baru untuk memperkenalkan kreativitas, sekaligus nilai-nilai pendidikan melalui penampilan para siswanya pada 26-27 Agustus 2026. Sekolah tersebut menurunkan dua tim andalan, yakni Tim Pasukan […]

  • Dari Dapur Kecil ke Pasar Internasional: Kisah Sukses Sundari dan Sambal Lingkong Caesar Fa’iq

    Dari Dapur Kecil ke Pasar Internasional: Kisah Sukses Sundari dan Sambal Lingkong Caesar Fa’iq

    • calendar_month Ming, 23 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Dari Dapur Kecil ke Pasar Internasional: Kisah Sukses Sundari dan Sambal Lingkong Caesar Fa’iq DOORSTOP.ID, BELITUNG — Berawal dari dapur kecil di rumahnya, Sundari, seorang pelaku UMKM asal Belitung, kini sukses membawa produk olahan khas daerahnya, Sambal Lingkong Caesar Fa’iq, hingga ke pasar internasional. Sejak menjadi mitra binaan dari PT Timah, usahanya terus berkembang pesat, […]

  • UMKM Binaan BRI Region 6 Antusias Ramaikan Festival Semarak Merah Putih di Pasar Malaka Rorotan

    UMKM Binaan BRI Region 6 Antusias Ramaikan Festival Semarak Merah Putih di Pasar Malaka Rorotan

    • calendar_month Ming, 30 Agu 2026
    • account_circle VRITIMES
    • visibility 43
    • 0Komentar

    DOORSTOP.ID, JAKARTA – Antusiasme tinggi ditunjukkan oleh para UMKM binaan BRI Region 6 dalam mengikuti Festival Semarak Merah Putih yang digelar di Pasar Malaka Rorotan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kehadiran para pelaku UMKM turut menambah semarak sekaligus menghadirkan warna tersendiri dalam rangkaian perayaan kemerdekaan. Beragam produk unggulan UMKM binaan BRI Region […]

expand_less