Breaking News
light_mode
Beranda » ARTIKEL » Menelusuri Jejak Kue Semprong: Cita Rasa Tradisi dari Masa ke Masa

Menelusuri Jejak Kue Semprong: Cita Rasa Tradisi dari Masa ke Masa

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 6 Apr 2025
  • visibility 442
  • comment 0 komentar

Menelusuri Jejak Kue Semprong: Cita Rasa Tradisi dari Masa ke Masa

DOORSTOP.ID — Kue semprong merupakan salah satu kudapan tradisional Indonesia yang tak hanya menggugah selera, tetapi juga menyimpan jejak sejarah panjang dalam budaya kuliner Nusantara.

Kue yang berbentuk gulungan tipis ini dikenal luas di berbagai daerah, dan sering kali dihidangkan saat hari raya atau acara-acara adat.

Kue semprong dipercaya pertama kali dibawa oleh bangsa Portugis, karena kue ini mirip dengan kue krumkake yang berasal dari Norwegia. Namun, bahan-bahan dan bentuk kue ini sudah dimodifikasi dari kue aslinya.

Namun, terdapat beberapa kota atau daerah yang mengakui bahwa kue semprong merupakan makanan khas dari daerah mereka. Kabupaten Sekadau, mengklaim bahwa kue semprong adalah ciri khas daerahnya sebagai penganan khas Kalimantan Barat, dimana kue Semprong dibuat secara khusus pada hari-hari besar dan dihadirkan pada acara-acara selamatan, pernikahan dan ritual sejenis.

Selain itu, pemerintah Kota Cimahi pada 2002 mematenkan kue Semprong sebagai makanan khas Cimahi. Adapun bentuk yang dipatenkan adalah kue semprong yang berbentuk kipas.

Dalam artikel ini, kita akan menelusuri jejak kue semprong dari mana asalnya.

Warisan Kuliner Masa Kolonial

Nama “semprong” diyakini berasal dari bentuk kue ini yang menyerupai cerobong kecil atau pipa, dalam bahasa Jawa, “semprong” memang berarti pipa atau cerobong.

Meski demikian, kue ini memiliki kemiripan yang mencolok dengan kue Eropa bernama “wafer roll” atau “love letter” yang populer di Belanda dan beberapa negara Asia Tenggara lainnya.

Hal ini menandakan adanya pengaruh kuat dari masa kolonial Belanda terhadap perkembangan kue semprong di Indonesia.

Pada masa Hindia Belanda, banyak teknik dan resep makanan Eropa yang diserap dan diadaptasi oleh masyarakat lokal.

Kue semprong adalah salah satu hasil dari akulturasi ini, menggabungkan teknik pembuatan kue ala Barat dengan bahan-bahan lokal seperti santan, tepung beras, dan gula kelapa.

Proses Tradisional yang Sarat Makna

Pembuatan kue semprong secara tradisional menggunakan cetakan besi khusus yang dipanaskan di atas bara api. Adonan dituangkan ke dalam cetakan, dipanggang hingga matang, lalu dengan sigap digulung saat masih panas agar menghasilkan bentuk silinder atau segitiga yang khas.

Keterampilan ini sering kali diwariskan turun-temurun, menjadikan kue semprong bukan hanya sekadar penganan, tetapi juga simbol dari tradisi keluarga.

Di beberapa daerah, semprong memiliki nama dan varian yang berbeda. Misalnya di Sumatra, kue ini dikenal sebagai “kue sapit”, sementara di Jawa sering kali disebut “kue semprong” atau “kue opak gulung”.

Rasanya pun bisa bervariasi, ada yang manis legit, ada pula yang gurih tergantung dari bahan dan takaran resepnya.

Kue Semprong dalam Budaya Populer

Hingga kini, kue semprong masih menjadi bagian penting dari budaya kuliner Indonesia. Selain disajikan saat Lebaran, semprong juga menjadi buah tangan khas dari berbagai daerah. Bahkan, beberapa produsen UMKM mengemas semprong dalam bentuk modern dengan variasi rasa seperti cokelat, pandan, keju, dan kopi.

Menariknya, semprong tak hanya bertahan di dapur tradisional, tapi juga mulai merambah pasar ekspor sebagai bagian dari promosi kuliner Indonesia ke mancanegara.

Menjaga Warisan Lewat Rasa

Di tengah arus modernisasi, keberadaan kue semprong menjadi pengingat akan pentingnya menjaga dan melestarikan warisan kuliner.

Di balik kerenyahan dan rasa manisnya, semprong adalah bukti bahwa sejarah bisa hidup dalam makanan, membawa kenangan, tradisi, dan identitas bangsa dari generasi ke generasi.

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sebuah Janji yang Tak Terucap: Bagaimana Perlindungan Menjaga Masa Depan 700 Murid

    Sebuah Janji yang Tak Terucap: Bagaimana Perlindungan Menjaga Masa Depan 700 Murid

    • calendar_month Ming, 23 Agu 2026
    • account_circle VRITIMES
    • visibility 48
    • 0Komentar

    DOORSTOP.ID, JAKARTA – Di usia 84 tahun, Auzar tak pernah membayangkan harus kembali memikul tanggung jawab besar. Kepergian keponakan satu-satunya akibat kecelakaan pada 2026 bukan hanya meninggalkan duka mendalam, tetapi juga amanah untuk melanjutkan pengelolaan sebuah yayasan pendidikan di Bandung yang menaungi sekitar 700 murid. Selama bertahun-tahun, Auzar dan keponakannya mengelola yayasan tersebut bersama. Sang […]

  • Mediasi Kasus Dugaan Penelantaran Pasien di RS Siloam Bangka, BPJS Kesehatan: Akan Kami Investigasi

    Mediasi Kasus Dugaan Penelantaran Pasien di RS Siloam Bangka, BPJS Kesehatan: Akan Kami Investigasi

    • calendar_month Kam, 13 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 376
    • 0Komentar

    Mediasi Kasus Dugaan Penelantaran Pasien di RS Siloam Bangka, BPJS Kesehatan: Kami Akan Lakukan Investigasi DOORSTOP.ID, BANGKA TENGAH — Manajemen RS Siloam Bangka bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dinkes Kabupaten Bangka Tengah, serta BPJS Kesehatan Kota Pangkalpinang, menggelar mediasi dengan keluarga pasien yang diduga meninggal dunia akibat penelantaran oleh pihak rumah sakit. […]

  • Indeks Reformasi Hukum (IRH) 2025 Pemkot Pangkalpinang Raih Predikat Istimewa

    Indeks Reformasi Hukum (IRH) 2025 Pemkot Pangkalpinang Raih Predikat Istimewa

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Indeks Reformasi Hukum (IRH) 2025 Pemkot Pangkalpinang Raih Predikat Istimewa DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang sukses mengukuhkan diri dalam jajaran daerah dengan tata kelola hukum terbaik. Melalui Penilaian Indeks Reformasi Hukum (IRH) 2025 dari Badan Strategi Kebijakan Hukum, Kementerian Hukum Republik Indonesia, Pemkot Pangkalpinang berhasil membawa pulang nilai dengan kategori AA atau Istimewa. Prosesi […]

  • Pj Wali Kota Pangkalpinang Ajak Warga Refleksi Ramadan dan Jaga Persatuan di Hari Raya Idulfitri 1446 H

    Pj Wali Kota Pangkalpinang Ajak Warga Refleksi Ramadan dan Jaga Persatuan di Hari Raya Idulfitri 1446 H

    • calendar_month Sen, 31 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Pj Wali Kota Pangkalpinang Ajak Warga Refleksi Ramadan dan Jaga Persatuan di Idulfitri 1446 H DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG – Suasana penuh kebahagiaan dan rasa syukur menyelimuti umat Islam di Kota Pangkalpinang saat merayakan Hari Raya Idulfitri 1446 H. Kumandang takbir menggema, menandakan kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa. Di tengah euforia perayaan, Penjabat (Pj) Wali […]

  • Prestasi Buka Jalan, PT TIMAH Dukung Annida Wujudkan Cita-Cita Jadi Perawat Profesional

    Prestasi Buka Jalan, PT TIMAH Dukung Annida Wujudkan Cita-Cita Jadi Perawat Profesional

    • calendar_month Sen, 5 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Prestasi Buka Jalan, PT TIMAH Dukung Annida Wujudkan Cita-Cita Jadi Perawat Profesional DOORSTOP.ID, BELITUNG — Prestasi akademik yang diraih Annida Shafa Mahfudzah membuka jalan bagi dirinya untuk melanjutkan pendidikan yang sempat tertunda karena keterbatasan biaya. Apresiasi atas prestasinya tersebut diwujudkan PT TIMAH melalui dukungan biaya pendidikan untuk melanjutkan studi dari jenjang Strata 1 hingga pendidikan […]

  • DLH Pangkalpinang Catat Lonjakan Sampah Pasca-Iduladha

    DLH Pangkalpinang Catat Lonjakan Sampah Pasca-Iduladha

    • calendar_month Jum, 29 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 118
    • 0Komentar

    DLH Pangkalpinang Catat Lonjakan Sampah Pasca-Iduladha DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pangkalpinang mencatat adanya tren kenaikan volume sampah pasca-perayaan Iduladha. Konsumsi rumah tangga yang tinggi selama persiapan lebaran hingga aktivitas pemotongan hewan kurban menjadi pemicu utama lonjakan tersebut. “Yang pasti meningkat karena memang konsumsi masyarakat pasti bertambah. Mulai dari persiapan lebaran, terus pemotongan […]

expand_less