Rayakan Maulid Nabi, SDN 28 Pangkalpinang Gelar Tradisi Nganggung
- account_circle admin
- calendar_month Kam, 3 Sep 2026
- visibility 54
- comment 0 komentar

Rayakan Maulid Nabi, SDN 28 Pangkalpinang Gelar Tradisi Nganggung
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Pengawas Sekolah Madya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, M. Saleh, mewakili Wali Kota, Prof. Saparudin Masyarif, menyampaikan apresiasi kepada SD Negeri 28 yang menggelar kegiatan Nganggung di halaman sekolah itu, Rabu pagi (3/9/2026).
Gema selawat Nabi dikumandangkan, dan jejeran 20 tudung saji warna merah disajikan keluarga besar sekolah, dalam memperingati Hari Kelahiran Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam (Maulid) tersebut.
“Saya sangat bangga melihat kekompakan keluarga besar SDN 28 Pangkalpinang hari ini. Melalui momentum Nganggung, nilai-nilai profil pelajar Pancasila bisa diterapkan secara nyata lewat kebersamaan antarguru, orang tua, dan murid,” ujar Saleh dalam sambutannya.
Ia menegaskan Nganggung tidak sekadar menjadi ajang makan bersama dalam dulang. Tradisi itu memiliki makna pendidikan karakter yang dalam.
“Tradisi Nganggung bukan sekadar acara makan bersama dalam dulang. Lebih dari itu, kegiatan di SDN 28 Pangkalpinang ini mengajarkan anak-anak kita esensi asli dari gotong royong, kebersamaan, dan rasa berbagi dan meneladani Rasulullah shalallahu alaihi wasallam,” kata Saleh dalam sambutannya.
Saleh juga menyampaikan dukungan Dinas Pendidikan terhadap kegiatan berbasis kearifan lokal di sekolah. Menurutnya, kegiatan seperti ini penting agar karakter peserta didik tetap berakar pada budaya daerah.
“Dinas Pendidikan sangat mendukung ruang edukasi berbasis kearifan lokal seperti ini agar karakter anak didik kita tetap berakar pada budaya daerahnya,” sambung Saleh.
Sementara itu, Kepala Sekolah SDN 28 Pangkalpinang, Suainah, menyampaikan bahwa perayaan Maulid dengan tradisi Nganggung di SDN 28 ini menjadi salah satu upaya pihaknya untuk menanamkan nilai religius, dan cinta budaya lokal kepada peserta didik sejak usia dini.
“Tradisi Nganggung ini menjadi adalah salah satu upaya kami untuk menanamkan nilai religius, kebersamaan, dan cinta budaya lokal kepada peserta didik sejak usia dini,” tutur Suainah.
- Penulis: admin


