Pemkot Pangkalpinang Gandeng HIMPSI Babel dan Institut Pahlawan 12 Tangani Masalah Psikologis dan SDM
- account_circle admin
- calendar_month Sel, 22 Jul 2025
- visibility 156
- comment 0 komentar

Pj Wali Kota Pangkalpinang, Unu Ibnudin (Foto: Heri K)
Pemkot Pangkalpinang Gandeng HIMPSI Babel dan Institut Pahlawan 12 Tangani Masalah Psikologis dan SDM
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota Pangkalpinang memperkuat komitmen dalam menangani persoalan psikologis dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penandatanganan kesepakatan bersama dengan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Wilayah Kepulauan Bangka Belitung dan Institut Pahlawan 12. Penandatanganan berlangsung di Smart Room Center (SRC), Selasa (22/7/2025), dan disaksikan langsung oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Pangkalpinang, Unu Ibnudin.
Ketua HIMPSI Kepulauan Bangka Belitung, Risaldi Adhari, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan. Ia menekankan bahwa peran psikologi tidak hanya menangani gangguan kepribadian, tetapi juga menggali potensi manusia dan menyelesaikan masalah sosial sejak dini.
“Kami dari Himpunan Psikologi Indonesia mengucapkan terima kasih atas kepercayaan ini. HIMPSI Babel sudah hampir delapan tahun berdiri, namun masih banyak masyarakat yang belum memahami peran kami karena kurangnya sosialisasi. Selama ini kami sebenarnya sudah bekerja sama dengan Pemkot Pangkalpinang, terutama BKPSDM dan DP3AKB, meskipun belum terdokumentasi secara formal,” ujarnya.
Risaldi juga mengungkapkan bahwa HIMPSI Babel telah menangani sejumlah kasus besar, khususnya pelecehan seksual, yang menurutnya menjadi pekerjaan rumah besar yang perlu perhatian bersama.
“Psikologi bukan hanya soal penyimpangan kepribadian, tapi bagaimana kita bisa menggali potensi individu baik pegawai maupun masyarakat. Permasalahan yang ada seharusnya bisa kita tangani sejak awal,” tambahnya.
Sementara itu, Rektor Institut Pahlawan 12, Darol Arkum, menuturkan bahwa pihaknya siap memperkuat kolaborasi melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi. Ia menyebut Institut Pahlawan 12 sebagai salah satu embrio perguruan tinggi pertama di Babel yang berdiri sejak 2003, dengan empat program studi, termasuk satu program magister.
“Kami berharap kerja sama ini dapat memperkuat inisiatif-inisiatif program antara Pemkot Pangkalpinang dan Institut Pahlawan 12. Salah satu isu strategis yang kami bahas adalah pemberdayaan perempuan dan penanganannya ke depan,” kata Darol.
Ia menambahkan bahwa Institut Pahlawan 12 terus membangun jejaring dengan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam rangka memperkuat kualitas sumber daya manusia dan pendidikan di daerah.
Dalam sambutannya, Pj Wali Kota Pangkalpinang, Unu Ibnudin, menyambut baik kerja sama ini dan menegaskan bahwa penanganan masalah psikologis masyarakat harus dilakukan secara serius dan terstruktur.
“Kami mendukung penuh kerja sama ini, khususnya untuk menangani kekerasan terhadap perempuan dan anak, pemenuhan kebutuhan dasar pendidikan, serta pengembangan SDM baik masyarakat maupun ASN Pemkot Pangkalpinang,” tegas Unu.
Ia meminta agar kerja sama ini segera diimplementasikan dalam bentuk program nyata yang disertai perencanaan anggaran. Menurutnya, Pemkot siap membantu, bahkan mencarikan solusi lain jika ada keterbatasan anggaran.
“Kami harap ini bukan hanya sekadar seremoni, tapi betul-betul menjadi tindakan nyata. Semoga niat baik kita semua diberikan kemudahan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” pungkasnya.
- Penulis: admin


